Kotbah Katolik Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam

- Editor

Sabtu, 25 November 2023 - 07:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr. Paroki Sta. Helena Camplong

Hari Minggu ini adalah hari Minggu Biasa 34, minggu terakhir dari Tahun Liturgi Tahun A.

Hari Raya Yesus Kristus Raja semesta alam. Yesus mengakhiri ajarannya tentang KedatanganNya pada akhir jaman dalam satu lukisan ilustrasi, bahwa Tuhan datang dalam kemuliaanNya sebagai Raja semesta alam untuk menghakimi setiap orang menurut perbuatannya, tidak dalam soal minyak dan pelita, juga tidak soal Talenta, TETAPI DALAM SIKAP PERBUATAN TERHADAP SESAMA YANG MENDERITA: yang lapar, haus, telanjang, sakit dalam penjara dan orang asing.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Akhir dari ajaranNya, Yesus tegaskan apa saja yang kamu lakukan bagi saudaraku yang paling hina ini, itu kamu lakukan bagi AKU.

PENGADILAN DAN PENGHAKIMAN YG TERAKHIR: Kisah Injil minggu terakhir ini Yesus menutup ajaranNya tentang Akhir jaman, dengan melukiskan Pengadilan atau PENGHAKIMAN TERAKHIR: bahwa PENGHAKIMAN terakhir akan terjadi, ketika Yesus datang KEMBALI dalam kemuliaanNya sebagai Raja semesta alam. Yesus akan menghakimi setiap orang dari segala bangsa tentang SIKAP DAN PERBUATANNYA ATAS DASAR HUKUM KASIH-CINTA KEPADA SESAMA yaitu apa yg kita telah buat bagi sesama di sekitar kita yg menderita: yg lapar, haus, telanjang, sakit dalam penjara dan org asing.

BACA JUGA  Ini Terjemahan Lagu Pulu Bi Timo Dalam Bahasa Indonesia

Ini teksnya, apabila Putra Manusia datang dalam kemuliaanNya, Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaannya. Mengumpulkan semua orang dari segala bangsa di hadapannya, dan Ia akan memisahkan seorang dari seorang, seperti seorang gembala memisahkan domba dan kambing. Domaba-domba di sebelah kanan dan kambing-kambing di sebelah kirinya, dst.

Pada PENGHAKIMAN ini Tuhan mengganjari pahala surga atau hukuman neraka menurut perbuatan masing-masing dengan adil.

BACA JUGA  Peringati Hari Pers, ini yang dilakukan Wartawan di Kab. Belu

ALLAH SEBAGAI GEMBALA BAGI ISRAEL.

Nabi Yehezkiel menggambarkan Allah sebagai seorang gembala bagi Israel, yang menggembalakan Israel sesuai FIRMAN NYA: Aku sendiri akan memperhatikan domba-dombaKu, yang hilang akan kucari, yang tersesat akan kubawa pulang, yang luka akan kubalut, yang sakit akan kuatkan,dan yang kuat dan gemuk akan dilindungi.

Allah sungguh mencintai Israel sebagai seorang gembala yang baik bagi domba-dombaNya.

YESUS KRISTUS SBG SEORANG GEMBALA :
Meskipun gambaran tentang kedatangan Yesus Kristus sebagai Raja dan Hakim, TETAP YESUS TAMPIL SEBAGAI SEORANG GEMBALA YANG MENYATUKAN HIDUPNYA DENGAN HIDUP UMATNYA.

Dia yg kuat, menjadi lemah, agar kita menjadi kuat. Dia yg mulia dan penuh kuasa, harus menjadi KECIL DAN MENJADI PELAYANAN BAGI SEMUA ORG.
Yesus juga mengubah nilai-nilak hidup: yaitu yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, yang mau memiliki Kerajaan surga, harus menjadi anak kecil, yang bijaksana harus lahir kembali dari Roh dst .

BACA JUGA  Ubahlah Hatimu! - Kotbah Katolik Minggu Adventus II, 04 Desember 2022

Sebagai gembala Yesus telah menyatukan HIDUPNYA dengan hidup kita.


PESAN IMAN .


Pada Pesta Yesus Kristus Raja semesta alam, kita diingatkan agar selalu beri perhatian kepada sesama di sekitar kita yang menderita: sebab jalan masuk Kerajaan surga terbentang di antara orang-orang susah, yang butuh bantuan kita, jalan menuju kemuliaan surga, terbentang di antara orang miskin, dan jalan menuju kebahagiaan, terbentang di antara orang malang.
Selamat hari Raya Yesus Kristus Raja semesta alam
Miggu Biasa 34
Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam
Yeh,34,11-12,15-17
Mat,25,31-36

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

error: Content is protected !!