Kotbah Katolik Minggu Biasa XI

Kotbah Katolik Minggu Biasa XI oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr.

matatimor.net – Yesus datang dengan misi: mewartakan dan menghadirkan kabar gembira Kerajaan Allah. Namun Kerajaan Allah tetap menyimpan rahasia illahi, yang tidak akan dimengerti seluruhnya.

Murid-murid Yesus juga tidak mengerti. Untuk ini Yesus mengajarkanNya dengan perumpamaan-perumpamaan. Ada begitu banyak perumpamaan (Injil Sinopsis:42, Mk,cuma 6). Tiap perumpamaan punya pesan arti masing-masing.

Injil hari Minggu ini, Yesus menyampaikan 2 perumpamaan sekaligus, yaitu tentang: BENIH DAN BIJI SESAWI. Benih-benih ini: kecil, tetap kalau ditanam, tumbuh menjadi besar dan memberi buah.

Tentang menabur BENIH, tumbuh dan mengeluarkan bulir-bulir, dan siap panen.
Demikian juga dengan: BIJI SESAWI, bibit yang paling kecil dari semua jenis bibit sayuran, menanam, berbuah, menjadi besar dan menjadi tempat bernaung bagi segala jenis burung .

Baca Juga  Sembilan Nilai Kristiani untuk Keluarga Katolik yang Bahagia

Intinya benih kecil, tumbuh menjadi besar dan memberi hasil. Para petani sangat paham tentang perumpamaan ini.
Dengan perumpamaan-perumpamaan ini, Allah mau menyatakan bahwa Allah memakai hal yang kecil, menumbuhkannya dan menjadi sarana keselamatan bagi banyak orang.

Kotbah Katolik Minggu Biasa XII

Yesus mengangkat kenyataan-kenyataan perumpamaan-perumpamaan ini untuk menggambarkan perihal tumbuh kembang nya Kerajaan Allah. Bahwa Kerajaan ini ada, bukanlah usaha manusia, tetapi rencana dan karya Allah. Allah yang hadirkan Kerajaan Allah di dunia ini. Dan Allah percayakan sepenuhnya kerajaanNya ini kepada PuteraNya terkasih Yesus.

Yesus datang ke dunia dengan misi besar mewartakan kabar gembira Kerajaan Allah ini. Yesus mengajarkan dan menaburkan benih: SABDA ALLAH/FIRMAN ALLAH. Karena Sabda Allah menjadi benih utama dari Kerajaan Allah. Karena itu dalam pelbagai kesempatan Yesus selalu mengajar menaburkan Benih Sabda Allah.

Baca Juga  Renungan Harian Katolik - Kamis 20 April 2023

Ada selalu hambatan dan kesulitan. Tetap benih sabda Allah tumbuh perlahan, berkembang menjadi besar dan mengagumkan, justru karena Allah sendiri yang berkarya menumbuhkan Sabda Allah ini. Dan sabda Allah yang tertabur TIDAK PERNAH AKAN KEMBALI DENGAN SIA-SIA. INI RAHASIA ILAHI ALLAH.

Yehezkiel dalam bacaan pertama memakai perumpamaan tentang Pohon Aras. Israel bangsa terpilih, Allah perlakuan mereka sebagai suatu Tunas yang muda, yang Allah tanam sendiri di atas gunung yang tinggi, menumbuhkannya agar menghasilkan buah baik dan melimpah.

Baca Juga  Kotbah Katolik Minggu 30 Juni 2024

Allah membangun kembali Israel tunas muda inij8 di hadapan bangsa-bangsa, agar kelak Israel menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain sebab Allah selalu mengangkat yang kecil untuk mempermalukan yang besar dan tinggi hati.

PESAN IMAN:

  • Kerajaan Allah hadir di tengah-tengah kita (umat Allah). Kerajaan Allah terus tumbuh dan berkembang menjadi besar. Ini semata karya ilahi Allah, bukan jasa kerja manusia, sebab kita hanya alatnya. Karena itu jangan andalkan kekuatan manusia.
  • Buka hati dan diri untuk menerima benih Sabda Tuhan, agar hati dan diri kita menjadi lahan yang subur bagi tumbuhan suburnya Sabda kerajaan Allah. Amen.

Minggu Biasa XI ( Yeh. 17:22-24, Mrk. 4:26-34)