Yesus Anak Domba Allah: Kepastian Keselamatan dan Bukti Cinta Sejati

Renungan Minggu Biasa II oleh Rm. Chris Taus

- Editor

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komsos Sta. Helena

Komsos Sta. Helena

Pada hari Minggu ini, kita kembali berjumpa dengan sosok besar, sang perintis kedatangan Mesias Tuhan, yakni Yohanes Pembaptis. Yohanes tidak hanya mewartakan pertobatan dan pembaptisan dengan air, tetapi dialah tokoh pertama yang memperkenalkan Yesus kepada orang banyak dan kepada kita semua dengan seruan: “Inilah Anak Domba Allah!”

​Gelar “Anak Domba Allah” berkaitan erat dengan pengorbanan di salib kelak. Yesus mengemban misi agung untuk menebus dosa umat manusia. Ketika Allah mengutus malaikat-Nya kepada Maria, Allah telah menyampaikan bahwa anak itu harus di beri nama YESUS, sebab Dialah yang akan menyelamatkan bangsa-Nya dari dosa mereka.

​Yesus, sang Anak Domba Allah, berasal dari Allah. Ia telah ada sebelum Yohanes Pembaptis lahir. Yohanes bersaksi: “Aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia yang telah mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman kepadaku: Jika engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus.” Atas dasar penglihatan itulah, Yohanes memberi kesaksian: “Dialah Anak Domba Allah.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Angkatlah Kepalamu, Penyelamatmu Sudah Datang

​Dengan mengenal Yesus sebagai Anak Domba Allah, kita sampai pada satu kesadaran iman yang kuat bahwa keselamatan kita menjadi sebuah kepastian. Manusia yang berdosa mendapat tebusan karena Dialah kurban persembahan yang mendamaikan kita dengan Allah. Kematian-Nya di salib adalah bukti cinta yang paling nyata bagi kita umat manusia.

​Ada tiga tanda agung dari pengorbanan-Nya:

  • Tanda Salib: Menjadi bukti nyata bahwa Allah mencintai kita, orang berdosa.
  • Tanda Air: Yang mengalir dari lambung-Nya menjadi bukti bahwa Dia membersihkan kita dari segala noda dosa.
  • Tanda Darah: Yang mengalir dari lambung-Nya menjadi bukti bahwa Dia memberi hidup bagi kita umat-Nya.
BACA JUGA  Merdeka Seutuhnya : Bukan hanya lepas dari penjajah! - Kotbah Hari Raya Kemerdekaan

​Oleh karena itu, hendaknya kita mencintai Yesus sebagaimana Ia telah mencintai kita—sebuah cinta yang penuh pengorbanan. Yesus Kristus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa kita dan mendamaikan kita dengan Allah Bapa.

​Nabi Yesaya dalam nubuatnya telah melukiskan peran Hamba Allah yang setia. Hamba ini tidak hanya penuh pengorbanan untuk membawa Israel kembali kepada Allah, tetapi perutusannya menjangkau semua bangsa di bumi.

BACA JUGA  Minggu Corpus Christi : KERJALAH untuk makanan yang Tahan untuk Hidup yang KEKAL!

Pesan Iman:

Teguhkanlah imanmu bahwa Yesuslah Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa kita dan mendamaikan kita dengan Allah. Mari wujudkan iman ini dalam sikap, perilaku, dan tutur kata kita sehari-hari. Amin.

Liturgi Hari Minggu Biasa II

  • Bacaan I: Yesaya 49:3, 5-6 (atau sesuai konteks Yes 8:23-9:3)
  • Injil: Matius 4:12-23

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus
Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal
Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
Menemukan Tuhan dalam Keseharian
Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan
Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
Yesus Sang Sumber Kehidupan: Kebangkitan Lazarus
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:16 WITA

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Jumat, 10 April 2026 - 23:06 WITA

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!