Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Mengapa Hati Kita Harus Berkobar? Belajar dari Murid Emaus

- Editor

Sabtu, 18 April 2026 - 06:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kita telah memasuki Minggu Paskah III. Kita masih mendengar kisah-kisah penampakan Yesus setelah bangkit dari alam maut.

Injil hari ini berkisah tentang penampakan Yesus kepada dua orang murid yang sedang dalam perjalanan menuju Emaus, yaitu Kleopas dan temannya. Mereka berjalan kaki dari Yerusalem ke Emaus pada senja hari. Karena kehilangan harapan akibat peristiwa penyaliban Yesus, mereka memutuskan untuk berangkat ke Emaus. Di tengah jalan, mereka mempercakapkan segala sesuatu yang terjadi akhir-akhir ini di Yerusalem, khususnya berita mengenai penyaliban Yesus dan makam-Nya yang kosong. Mereka merasa sangat terpukul dengan nasib Yesus, guru dan pemimpin mereka.

Tiba-tiba, Yesus hadir di tengah perjalanan mereka sebagai sosok asing dan langsung terlibat dalam percakapan tersebut. Namun, sepertinya ada sesuatu yang menghalangi mata mereka untuk mengenali-Nya. Yesus bertanya, “Apa yang kamu percakapkan sambil berjalan?”

BACA JUGA  Kotbah Minggu Paskah II / Minggu Kerahiman Ilahi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertanyaan itu terasa aneh karena semua orang di Yerusalem pasti mengetahui berita penyaliban Yesus. Maka, Kleopas balik bertanya, “Apakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem yang tidak tahu apa yang terjadi di situ dalam hari-hari belakangan ini?” Yesus pun bertanya kembali, “Peristiwa apa itu?”

Mereka menjawab bahwa itu mengenai Yesus orang Nazaret, seorang Nabi yang berkuasa. Namun, imam-imam kepala dan para pemimpin telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dengan menyalibkan-Nya. Padahal, mereka sebelumnya sangat mengharapkan Dialah yang akan membebaskan Israel.

Yesus kemudian menegur mereka, “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu untuk percaya akan segala sesuatu yang telah tertulis dalam Kitab Suci.” Lalu, Yesus menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis dalam Kitab Suci tentang diri-Nya.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIII, 04 September 2022

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Emaus. Ketika hampir sampai di kampung tujuan, Yesus berlagak hendak berjalan lebih jauh. Namun, kedua murid itu mendesak-Nya, “Tinggallah bersama kami, sebab hari telah mulai malam dan matahari hampir terbenam.” Yesus pun masuk untuk tinggal bersama mereka.

Saat mereka makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya, lalu membagikannya kepada mereka. Pada saat itulah mata mereka terbuka dan mereka mengenali Yesus, namun seketika itu juga Ia hilang dari pandangan mereka. Mereka berkata satu sama lain, “Bukankah hati kita berkobar-kobar ketika Ia berbicara dengan kita di jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?” Kedua murid itu segera kembali ke Yerusalem untuk menceritakan kepada murid-murid lainnya bahwa sungguh, Tuhan telah bangkit.

BACA JUGA  Pesan Paskah 2025 Uskup Keuskupan Agung Kupang

PESAN IMAN:

  1. Mata Iman: Pengalaman kedua murid Emaus menguatkan iman kita bahwa terkadang Tuhan hadir di tengah keseharian hidup kita tanpa kita sadari. Oleh karena itu, kita membutuhkan “mata lain”, yakni mata iman yang kuat untuk mengenali kehadiran Yesus.
  2. Mengundang Tuhan: Kita harus senantiasa seperti kedua murid Emaus yang mengajak Yesus untuk tinggal bersama. “Tinggallah bersama kami, karena hari sudah mulai malam.” Mari kita mengundang Tuhan untuk masuk dalam kegelapan dan pergumulan hidup kita. Amin.

Minggu Paskah III Bacaan:

  • Kis. 2:14, 22-33
  • Luk. 24:13-35
Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus, Pr.

Editor : Del Neonub

Sumber Berita: Komsos Paroki Camplong

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan
Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan
Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
Yesus Sang Sumber Kehidupan: Kebangkitan Lazarus
Minggu Laetare: Sukacita Karena Keselamatan Sudah Dekat.
Yesus: Sang Air Hidup Kotbah Minggu Prapaskah III
Dari Tabor ke Golgota : Jalan Salib Menuju Kemuliaan
Ketaatan yang Memulihkan: Belajar dari Kejatuhan Adam dan Kemenangan Yesus
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:16 WITA

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Jumat, 10 April 2026 - 23:06 WITA

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:52 WITA

Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma

Sabtu, 21 Maret 2026 - 06:48 WITA

Yesus Sang Sumber Kehidupan: Kebangkitan Lazarus

Berita Terbaru

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

error: Content is protected !!