Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Panggilan: Menjadi Perpanjangan Tangan Tuhan

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 16:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

Kita telah memasuki Minggu Paskah IV. Pada Minggu Paskah IV, bacaan Injil untuk semua tahun liturgi (A, B, dan C) selalu mengangkat tema tentang Yesus Gembala yang Baik. Yesus sendiri menyebut diri-Nya sebagai Gembala yang Baik dalam hubungannya dengan kawanan domba gembalaan-Nya. Yesus adalah gembala yang baik bagi kita, kawanan domba-Nya.

Dalam bahasa Latin, gembala berarti Pastor. Yesus Gembala yang Baik diterjemahkan sebagai Jesus est Pastor Bonus. Gambaran ikoniknya adalah Yesus yang sedang membopong seekor anak domba. Karena arti gembala adalah pastor, maka Gereja menetapkan Minggu Paskah IV sebagai Minggu Panggilan, yaitu panggilan untuk menjadi imam/pastor, frater, bruder, dan suster—sebuah jalan panggilan khusus untuk mengikuti Yesus.

Yesus Gembala yang Baik memberikan gambaran tentang profil seorang gembala atau pastor yang ideal:

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

BACA JUGA  Memasuki Pekan Suci: Menelusuri Jejak Yesus di Minggu Palma
  1. Melalui Pintu: Gembala yang baik masuk ke kandang domba harus melalui pintu. Barangsiapa yang tidak masuk melalui pintu, ia adalah perampok dan pencuri.
  2. Mengenal Domba: Gembala yang baik mengenal domba-dombanya. Ia memanggil setiap dombanya dengan namanya masing-masing.
  3. Setia Menuntun: Gembala yang baik setia menuntun kawanan dombanya. Ia selalu berjalan di depan, menuntun domba-dombanya dengan hati-hati ke padang rumput yang hijau dan ke air yang tenang.

Yesus menegaskan hal ini karena dalam masyarakat Yahudi, terdapat perbedaan antara gembala pemilik domba (gembala yang baik) dengan gembala upahan.

Selain ketiga hal tersebut, Yesus juga menyebut diri-Nya sebagai Pintu bagi domba-domba-Nya. Setiap kawanan domba yang masuk ke kandang harus melalui pintu tersebut. Yesus menegaskan: “Siapa saja yang masuk melalui Aku (Pintu), ia akan selamat.” Sebab hanya melalui Dia, orang akan sampai kepada Bapa. Yesus datang untuk memberikan hidup bagi kita, sedangkan pencuri dan perampok datang hanya untuk mencuri dan membinasakan. Yesus kembali menegaskan: “Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10).

BACA JUGA  Iman Sebesar Biji Sesawi: Benarkah Bisa Mengalahkan yang Mustahil?”

Dengan demikian, segala hal yang dipaparkan Yesus ini melekat dalam diri-Nya sebagai Gembala yang Baik. Hal ini tentu juga menjadi syarat bagi setiap orang yang ingin mengikuti Yesus sebagai gembala kawanan umat Allah dalam Gereja.

Tugas penggembalaan kawanan umat Allah ini harus tetap berlangsung sampai akhir zaman. Pada titik inilah, Gereja menerima panggilan untuk melanjutkan karya penggembalaan tersebut. Kita semua dipanggil untuk ikut serta dalam karya ini. Secara khusus, ada mereka yang mempersembahkan hidup dan karya mereka dalam hidup panggilan menjadi imam, bruder, frater, dan suster. Setiap Minggu Panggilan, kita mendoakan hidup dan karya mereka.

BACA JUGA  Doa: Kunci Hidup dan Kekuatan Seorang Beriman

Sepanjang zaman, selalu ada keluhan mengenai jumlah pekerja yang sangat terbatas. Namun, kebun anggur ini adalah milik Tuhan, dan Tuhan punya cara sendiri untuk mengatasi serta mencukupinya. Yesus sendiri pernah bersabda bahwa panen memang banyak, tetapi pekerjanya sedikit.

Di sisi lain, kita semua dipanggil untuk tugas penggembalaan ini demi mewujudkan visi karya keselamatan Allah, yakni kehidupan yang berkelimpahan. Maka, setiap tugas pelayanan dalam Gereja, sekecil apa pun itu, lakukanlah dalam semangat Yesus Gembala yang Baik yang menyerahkan hidup-Nya demi keselamatan kita, domba kawanan-Nya.

Amin.

Referensi Liturgi Minggu Paskah IV (Minggu Panggilan):

  • Bacaan I: Kisah Para Rasul 2:14, 36-41
  • Bacaan II: 1 Petrus 2:20-25
  • Injil: Yohanes 10:1-10

Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus

Editor : Del

Sumber Berita: Komsos Paroki Camplong

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Berita ini 11 kali dibaca
"Tuhan pemilik kebun anggur selalu punya cara untuk memanggil pekerja-Nya. Apakah itu kamu?"

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WITA

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:32 WITA

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Berita Terbaru

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!