Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

- Editor

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kita sudah berada pada Minggu Paskah VI, minggu terakhir sebelum Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, saat Yesus kembali kepada Allah Bapa-Nya. Yesus mengasihi murid-murid-Nya sampai pada kesudahannya.

​Karena itu, dalam wejangan terakhir sebelum wafat-Nya, Yesus sudah berbicara banyak sebagai pesan wasiat-Nya. Tidak saja tentang kematian-Nya dan perintah cinta kasih, tetapi juga tentang apa yang akan terjadi setelah kebangkitan-Nya dari alam maut. Yaitu, bahwa setelah semuanya selesai, Yesus akan kembali kepada Bapa-Nya yang ditandai dengan kenaikan-Nya ke surga, ke Rumah Bapa.

​Hari Minggu lalu, Yesus menyampaikan bahwa Dia pergi untuk menyediakan tempat, supaya di mana pun Dia berada, di situ pun kita berada. Yesus ingin agar kita selalu tinggal bersama-Nya dan Dia bersama dengan kita—sebuah kerinduan yang sangat indah.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXIII, 04 September 2022

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

​Hari Minggu ini, Yesus kembali menegaskan bahwa Ia kembali ke Rumah Bapa untuk meminta kepada Bapa-Nya: Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran. Ini adalah pernyataan Yesus: “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya; sebab Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu.”

​Roh Kebenaran ini adalah Roh Yesus sendiri yang akan menyertai para murid, Gereja, dan kita semua. Yang berkarya setelah Yesus naik ke surga ialah Roh Kebenaran yang tetap menyertai kita sampai akhir zaman. Semangat para rasul dalam melanjutkan karya Yesus sampai akhir zaman adalah semangat Roh Kebenaran yang terus membakar tanpa menghanguskan.

BACA JUGA  Bendahara Curang yang Masuk Surga?

Buah-buah karya Roh Kebenaran yang nyata dalam karya para Rasul adalah:

  1. Kesatuan Baru: Para rasul, Gereja, dan kita tidak hidup sebagai yatim piatu. Kita tetap hidup dalam kesatuan yang baru dengan Yesus yang hadir dalam wujud Roh Kebenaran. Roh inilah yang tetap berkarya dalam seluruh waktu peziarahan hidup menuju Rumah Bapa.
  2. Kepemimpinan dalam Kebenaran: Para rasul, Gereja, dan kita akan tetap menyaksikan seluruh karya Roh Kebenaran yang memimpin kita dalam seluruh kebenaran. Yesus yang penuh kasih karunia dan kebenaran akan dianugerahkan kepada setiap orang yang percaya.
  3. Kesatuan dengan Bapa: Akhirnya para rasul, Gereja, dan kita menyadari secara penuh bahwa Yesus dan Bapa adalah satu. Dengan kematian-Nya, Yesus tidak lenyap, melainkan hidup dalam kesatuan dengan Allah Bapa. Pada titik ini, kematian bukanlah kebinasaan, tetapi hanya sebuah perubahan, yakni tubuh yang fana diubah menjadi tubuh yang mulia.
BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 18 September 2022 Minggu Biasa XXV

Pesan Iman:

  • ​Meski Yesus kembali kepada Allah Bapa-Nya, Yesus tetap menyertai kita dalam Roh Kebenaran sampai akhir zaman.
  • ​Kematian Yesus tidak membuat-Nya hilang lenyap, tetapi Yesus tetap hidup bersatu dengan Allah Bapa.
  • ​Setiap kematian bukan merupakan kehancuran dan kebinasaan, melainkan hidup kita hanyalah diubah: hidup yang fana diubah menjadi hidup kekal, dan tubuh yang fana diubah menjadi tubuh yang mulia. Amin.

MINGGU PASKA VI

  • Bacaan I: Kisah Para Rasul 8:5-8, 14-17
  • Bacaan II: 1 Petrus 3:15-18
  • Injil: Yohanes 14:15-21
Facebook Coment

Penulis : Rm. Chris Taus

Editor : Del

Sumber Berita: Komsos Paroki Camplong

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Tuaian Melimpah, Pekerja Sedikit: Panggilan Menjadi Perpanjangan Tangan Yesus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:48 WITA

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:33 WITA

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Berita Terbaru

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!