Yesus Kristus, Raja Semesta Alam: Penutup Indah Tahun Liturgi
Hari Minggu ini adalah Hari Minggu Biasa ke-34, sekaligus Minggu terakhir atau penutup Tahun Liturgi Gereja. Liturgi merayakannya sebagai Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Seluruh alam semesta ditaklukkan bukan oleh kuasa duniawi, tetapi oleh Yesus Kristus sendiri.
Kita bersyukur karena telah ikut merayakan seluruh misteri karya keselamatan Allah sepanjang satu tahun. Demikian pula, kita setia membaca dan mendengarkan Sabda Tuhan dengan tertib setiap kali mengikuti Perayaan Ekaristi Kudus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam mengingatkan kita bahwa Yesus Kristuslah yang merajai dan berkuasa penuh atas alam semesta. Tuhan, Raja di atas segala raja, datang untuk membawa harapan baru bagi seluruh umat manusia. Ia adalah Gembala yang setia, menggembalakan domba-domba-Nya dengan kasih dan kebenaran.
Yesus Kristus memang Raja yang berkuasa, tetapi bukan raja politik. Ia adalah Raja Kerajaan Allah, dan karena itu tugas serta misinya menyentuh hal-hal surgawi—kebenaran, keadilan, cinta kasih, damai sejahtera, kebaikan, dan kerendahan hati. Seluruh hidup dan karya-Nya diarahkan untuk menegakkan nilai-nilai ini, tanpa takut risiko, termasuk ketaatan sampai wafat di kayu salib.
Dalam Injil hari Raya ini, Yesus rela disalibkan di antara para pendosa dan penjahat. Di atas kepala-Nya tidak terpasang mahkota kekuasaan seperti raja-raja dunia, melainkan mahkota duri—simbol penghinaan dan penderitaan. Namun justru di sanalah tampak pengorbanan-Nya yang paling tulus dan sempurna: bukti nyata bahwa Ia adalah Raja yang mengorbankan hidup-Nya sebagai tebusan dosa seluruh umat manusia.
Profil Yesus sebagai Raja
Bacaan pertama dari Kitab Samuel menggambarkan bagaimana Raja Daud, yang berasal dari Betlehem, dipilih dan diurapi Allah melalui nabi Samuel untuk menjadi Raja dan Gembala Israel. Daud diberi kuasa untuk mempersatukan Israel dengan keperkasaan dan kebijaksanaannya.
Apa yang Allah lakukan pada Daud, digenapi secara sempurna dalam diri Yesus Kristus—Raja Daud yang baru. Sebagai Putra Daud, Yesus mempersatukan seluruh umat manusia melalui pengorbanan-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya.
Pesan Iman
- Dalam hidup beriman sehari-hari, hendaknya kita selalu membuka diri agar Yesuslah yang merajai hati kita melalui Roh dan ajaran-Nya: kebenaran, keadilan, cinta kasih, damai sejahtera, dan sebagainya.
- Kita diajak bertobat seperti penyamun yang disalibkan bersama Yesus. Ia mengakui dosanya tanpa menyalahkan siapa pun: “Kita memang pantas dihukum dan hukuman kita setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak bersalah.”
Lalu ia memohon: “Yesus, ingatlah aku apabila Engkau datang sebagai Raja.”
Dan Yesus menjawab: “Hari ini juga engkau akan bersama Aku di dalam Firdaus.”
Amin.
Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam — Minggu Biasa XXXIV
Bacaan:
- 2 Samuel 5:1–3
- Kolose 1:12–20
- Lukas 23:35–43
Editor : Del Neonub | Komsos Sta. Helena







