Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

- Editor

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

BALI, matatimor.net – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa perluasan adopsi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memiliki potensi besar bagi ekonomi nasional. Teknologi ini diprediksi mampu menyumbang hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menkomdigi dalam forum The Power of AI yang berlangsung di Bali, Sabtu (18/4/2026). Menurutnya, angka tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor industri.

“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya Hafid dalam keterangannya.

BACA JUGA  Dapat Bantuan DAU, Kepsek SMAN 2 FATBAR : Terimakasih Pemprov NTT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergeseran Nilai Ekonomi Digital

Meutya menjelaskan bahwa Indonesia saat ini berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang teknologi global. Ekosistem digital yang kuat serta pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal utama dalam mendorong adopsi AI secara masif.

“Nilai kini bergeser. Bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.

Posisi Indonesia di kancah internasional pun kian diperhitungkan. Berdasarkan data Bank Dunia, Indonesia menempati peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat.

BACA JUGA  Peduli Sesama, Rinto Richarson Tode Calon Anggota DPRD TTU Dapil IV Menyumbangkan Peti Jenazah dan Tenda Jadi

“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” tambahnya.

Percepatan Sektor Strategis dan UMKM

Meski sektor keuangan dan ritel telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam penggunaan AI, Menkomdigi mendorong agar sektor lain segera menyusul. Ia menekankan bahwa dampak terbesar akan terasa jika sektor fundamental mulai bertransformasi.

“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegas Meutya.

Pemerintah juga berkomitmen memastikan adopsi AI berjalan secara inklusif hingga menjangkau para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar manfaat transformasi digital tidak hanya dinikmati oleh korporasi besar.

BACA JUGA  Sukacita & tangis Haru Umat Stasi Oelbeba Sambut Diakon Baru Klemens Laot, SDV

Regulasi dan Etika AI Nasional

Menyadari risiko yang menyertai perkembangan teknologi, Meutya menegaskan bahwa pemerintah telah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai peta jalan dan etika AI nasional. Saat ini, aturan tersebut tengah menunggu pengesahan sebagai landasan kebijakan hukum.

“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan. Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” pungkasnya.

Facebook Coment

Penulis : Redaksi Matatimor

Editor : Del Neonub

Sumber Berita: Siaran Pers Kementerian Komdigi

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!