Dekatkan Diri dan Bantu Kesusahan Masyarakat, Kapolres Belu Bersama Anggota Turun ke Kampung Terisolir

- Editor

Jumat, 28 Juli 2023 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Berbagai cara dapat dilakukan anggota Polri dalam upaya menciptakan kondisi wilayah yang aman serta terwujudnya suatu komunikasi yang baik antara masyarakat dan Polri,

Melakukan gotong royong bersama, memberikan sosialisasi tentang kamtibmas, memfasilitasi keluhan masyarakat lewat program jumat curhat dan lainnya adalah sejumlah contoh kegiatan positif yang dapat memberikan kesan positif di hati masyarakat.

Teranyar, Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K, bersama Wekapolres Belu, KOMPOL I Putu Surawan, S.IP. para Perwira, Brigadir dan ASN Polri, turun menyambangi warga di kampung Fohomea, RT 31, kelurahan Manumutin, kecamatan Kota Atambua, kabupaten Belu, jumat (28/7/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran anggota kepolisian sejak pukul 07.00 wita di daerah perbukitan ini sedikit mengagetkan warga yang tidak menyangka tempatnya didatangi oleh ratusan anggota Polres Belu yang kompak mengenakan pakaian olahraga hitam putih.

Kegiatan yang dilakukan pertama kalinya oleh Polres Belu ind iawali dengan apel pagi yang dilaksanakan di sebuah lapangan yang berada tidak jauh dari pemukiman warga Fohomea.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Belu mengatakan, tujuan dilaksanakannya apel pagi di salah satu daerah terisolir ini adalah untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus melihat dari dekat permasalahan yang dialami oleh masyarakat.

BACA JUGA  Tahun 2023 Mendatang Pemerintah akan Menghapus Tenaga Honorer.

“Hari ini sengaja Saya perintahkan semua untuk melaksanakan apel di hari jumat di lokasi ini tujuannya supaya kita semakin dekat dengan masyarakat, semakin melihat kesulitan atau kesusahan yang ada di masyarakat. Ini bukan masalah cari panggung atau tidak tapi lebih pada masalah hati kita”ungkap Kapolres Belu.

“Kita sudah sama-sama tahu dan mendengar masih banyak masyarakat susah di wilayah kita, salah satu contohnya saudara-saudara kita yang ada di Fohomea ini. Di kampung yang berada di kota namun terisolir ini, rekan-rekan bisa melihat jalan yang rusak, listrik tidak ada, tinggal dirumah tidak layak huni dan air juga susah. Rekan-rekan harus bersyukur dengan hidup yang sudah punya pekerjaan dan bisa menikmati semua fasilitas yang ada. Jadi selesai apel ini, mari kita semua berbaur dengan masyarakat, cari tahu permasalahannya Apa yang bisa kita perbuat untuk mereka, kita perbuat sesuai dengan kemampuan yang punya”lanjut Kapolres Belu.

Terkait dengan kondisi yang dialami oleh warga Fohomea saat ini, Kapolres Belu mengatakan dirinya telah melakukan upaya dimana dalam waktu dekat masyarakat setempat dapat menikmati listrik.

BACA JUGA  Setelah Dikeluarkan, Mahasiswi Korban Kekerasan Seksual di Universitas Victory Sorong Kembali Aktif

“Perlu rekan-rekan ketahui, minggu lalu Saya hadir disini dalam program jumat curhat dan hati ini sedih melihat kenyataan masyarakat yang hidup tanpa listrik. Punya HP mau cas terpaksa ke kampung sebelah dan membayar 2 ribu. Kalau keluar malam dan mau belajar, harus nyalakan senter HP.Kenyataan ini yang ingin Saya tunjukan ke rekan-rekan sehingga hari ini kita semua hadir di tempat ini”ungkap Kapolres Belu.

“Setelah mendengar curhatan warga minggu lalu, Saya coba merespon dimana dalam waktu 1 minggu terakhir Saya kordinasi dengan Pihak PLN mengenai rencana pemasangan listrik dan kendala PLN sini tidak ada tiang. Saya langsung kordinasi dengan PLN kupang dan direspon langsung 30 tiang”tambah Kapolres Belu.

Selain listrik, Orang nomor satu di Polres Belu ini menambahkan, dirinya juga telah berhasil memenuhi kerinduan masyarakat akan air bersih dengan akan dibangunnya sumur bos untuk warga yang sejak tahun 2008 hidup dalam kesulitan akan air bersih.

“Pagi ini saya sudah cek pemasangan tiang, tinggal 1 sampai 2 tiang yang belum dipasang sampai di tengah pemukiman warga. Dan Saya sudah bicara dengan pihak PLN dimana sebelum tanggal 17 agustus, desa yang terisolir ini akan dialiri listrik”ungkap Kapolres Belu yang disambut tepuk tangan anggota dan masyarakat yang hadir saat apel pagi tersebut.

BACA JUGA  Polres Belu Tetapkan 2 Tersangka Pelaku Penikaman di Desa Naitimu

“Dan juga sumur bor akan kita bangun disini dan tempatnya sudah kita siapkan. Dengan apa yang sudah kita lakukan ini, Kita semua telah mencetak sejarah. Bukan Kapolresnya yang hebat dan disini tidak ada yang hebat tapi ini usaha bersama atas nama Polres Belu. Saya minta kepada rekan-rekan, niat untuk berbuat baik dengan sesama harus ditanamkan dalam pemikiran rekan-rekan. Selalu ingat omongan ini karena berbuat baik tidak ada ruginya selagi kita mampu dan mau berusaha membantu sesama yang membutuhkan”pungkas Kapolres Belu.

Usai apel pagi, Kapolres Belu bersama Wakapolres Belu serta seluruh Perwira dan anggota yang hadir, menyapa dan berbaur bersama masyarakat yang sedang beraktivitas di depan rumah mereka masing-masing.

Selain mendengar keluh kesah warga dengan program jumat Kapolres Belu, anggota Polres Belu juga membantu petugas PLN menggali lobang untuk tiang listrik bahkan membantu warga mengambil air di sebuah mata air kecil yang terbilang jauh dari pemukiman warga

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!