BMKG NTT Mengeluarkan Peringatan Dini Terkait Musim Yang Akan Terjadi di Bulan April Hingga Agustus 2023

- Editor

Kamis, 30 Maret 2023 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, News.Matatimor – Net : Tingginya curah hujan yang melanda wilayah NTT hingga mengakibatkan bencana longsor di beberapa kabupaten, kini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan lagi peringatan yang perlu di antisipasi .

Sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur akan menghadapi musim kemarau di bulan april hingga puncaknya di bulan agustus mendatang.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT BMKG Rahmatulloh Adji , dalam jumpa pers di kantor Gubernur NTT, Kamis 30 Maret 2023 bahwa di bulan april mendatang akan terjadi musim kemarau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Kisruh Kontrak Pengelolaan Limbah Tambang, Adaro Kriminalisasi Mitra Bisnis

“Informasi prakiraan awal musim kemarau Tahun 2023 di NTT. Musim kemarau diperkirakan bulan April dan puncaknya Agustus,” jelas Rahmatulloh Adji

Adjipun menghimbau agar masyarakat perlu waspada dengan cuaca kekeringan ekstrem di beberapa wilayah nantinya.

“Kami menghimbau Pemda dan masyarakat lebih siap terhadap dampak musim kemarau. Beberapa kabupaten di NTT memiliki potensi bencana kekeringan,” ujarnya.

Kadis Pertanian Lucky F. Koli mengatakan Pemprov NTT sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan ekstrem yang akan melanda beberapa wilayah di NTT.

“Kita akan siapkan langkah mitigasi terkait dengan musim kemarau. Pemerintah mempersiapkan langkah-langkah. Kita manfaatkan musim tanam dua dengan jenis tanaman yang beradaptasi dengan kekeringan. Menanam kacang-kacangan, Kelor, sorgum dan jagung.

BACA JUGA  Pemkot Apresiasi Kontribusi K2S Keluarga Jawa di Kota Kupang

Tambahnya, Komoditas ini bisa beradaptasi dengan kekeringan. Skema yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sebut Lucky.

Diakui Lucky, pihaknya akan melakukan mobilisasi alat-alat panen ke sentra produksi.

“Kita siapkan pompa pompa air di musim kemarau bagi petani. Kita lakukan sesuai dengan informasi cuaca dari BMKG,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD NTT, Ambros Kodo, mengatakan bahwa BPBD sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi.

BACA JUGA  Sosialisasi Pergub NTT soal Iuran Pendidikan, “Pergub Ini Harus Menjadi Cermin Bersama!”

‘Kita akan menetapkan langkah untuk menentukan kajian untuk menetapkan status kekeringan apakah di siaga atau tanggap darurat. Kekeringan sering melanda NTT setiap tahun,” ujar Ambros.

Menurut Ambros, koordinasi dan kerjasama lintas sektor akan sangat diperlukan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas pertanian untuk menyiapkan langkah-langkah efek El Nino bagi ketersediaan pangan. Kami ingin menyampaikan bahwa semua informasi berhubungan dengan ini BPBD akan melakukan tugas dan fungsi terkait dengan penanganan dampak kekeringan,” tutupya.

Sumber : PORTALNTT.COM
Editor. : Vicente de Deus

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!