Menanam Simbolis Tomat di Kefamenanu, Uskup Atambua : Sebagai Bagian dari Solusi Pencegahan & Pengendalian stunting.

- Editor

Selasa, 9 Mei 2023 - 08:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, News.Matatimor – Net : Uskup Atambua, Mgr.Dr. Dominikus Saku, Pr melakukan penanaman secara simbolis tanaman Hortikultura tomat di Lahan Kelompok Tani Secret Farming, Paroki St. antonius Padua Sasi, Kefamenanu.

Pada kesempatan itu, Uskup Dominikus Saku mengatakan, bahwa pengelolaan lahan (kebun) yang dilaksanakan saat ini sejalan dengan spirit pelayanan Gereja Bunda Maria, yang menghendaki supaya manusia bisa sejahterah.

” Sejak awal saya sudah mencanangkan dan saya hanya menyetujui pengadaan patung itu, kalau ada upaya untuk memperpanjang altar  dari gereja ke lahan masyarakat,”tutur Uskup Dominikus Saku, Sabtu, 6 Mei 2023.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Selain itu, Uskup Dominikus juga mengapresiasi secara khusus kepada Pastor Paroki St. Antonius Padua Sasi, Pater Jose Alexander Nitsae, OFMConv bersama Tim yang sudah bekerja keras dengan dukungan yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat.

BACA JUGA  Dirjen Dukcapil Gandeng Keuskupan Agats Asmat Bangun Sadar Adminduk

“ saya berterima kasih kepada Bank NTT, OJK, Bupati Belu, Wakil Bupati TTU atas kerja sama ini dalam melayani masyarakat dan terima kasih untuk semua yang hadir di tempat ini,”ucapnya.

Dikatakan Uskup, sejak tahun 2019 pihak Keuskupan terus melakukan pendampingan terhadap berbagai pilot project pertanian yang dilakukan setiap paroki.

” Kita bersyukur karena SMK Bitauni dan SMA Seminari Lalian sudah punya produk unggulan dan setiap siswa juga sudah difasilitasi dengan M-Banking,” jelasnya.

Selain itu, jelas Uskup, ada 7 SMK di wilayah Keuskupan Atambua sudah punya produk unggulan masing-masing.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Hadiri Muktamar Muhammadiyah dan Tinjau Tol IKB di Kaltim

Ini merupakan, awal yang baik, karena di era reformasi IT ini tidak gampang untuk mengajarkan orang muda untuk bekerja seperti ini. Ini menjadi tantangan bersama.

Disampaikan itu, sambung Uskup, hal ini merupakan dukungan yang luar biasa dari pihak Pemerintah dan Lembaga Perbankan menjadi motivasi bagi petani dalam mengembangkan produk-produk unggulan pertanian dan lain-lainnya.

“ kita harus mendorong Masyarakat untuk terus meningkatkan konsumsi dan produktifitas pangan, sebagai bagian dari solusi pencegahan dan pengendalian stunting,” ujarnya.

Lanjut Uskup, ia minta kepada seluruh paroki yang ada di tiga Kabupaten (Belu, TTU, Malaka,) untuk terus menjalin kerjasama dengan pemerintah di bidang pemberdayaan masyarakat, dalam upaya menciptakan kemandirian pangan.

BACA JUGA  Media Masa Diminta tidak Tergelincir Polarisasi Jelang Tahun Politik 2024

Turut hadir dalam penanaman simbolis tersebut, Kepala OJK NTT, Japarmen Manalu, Deputi Bank Indonesia Kantor Perwakilan NTT, Patryaksa Chandraditya,  Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus.

Selain itu, Wakil Bupati TTU, Eusibius Binsasi, Direktur Utama Bank NTT, Harry Aleksander Riwu Kaho, Kepala Divisi Corcec, Endri Wardono dan Kepala Divisi ITE Bisnis, Salmon Randa Terru dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten TTU, Susan Sarumaha Binsasi.

Kelompok Tani “Secred Farming” memiliki luas lahan 2 hektar yang dikelola oleh OMK  Paroki St. Antonius Padua Sasi, Kefamenanu dan Umat.

Ada 40.000 benih tomat yang siap ditanam. Acara penanaman simbolis tomat dirangkai dengan kegiatan penyerahan Kredit Mikro Merdeka Bank NTT kepada 8 Perwakilan Kelompok Tani.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

error: Content is protected !!