Kotbah Katolik Minggu Biasa X, 09 Juni 2024

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024 - 09:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Minggu Biasa X, Minggu 09 Juni 2024 – Oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr. – Paroki Santa Helena Lili – Camplong.

Tidak selalu hal perbuatan baik diterima baik oleh orang lain, apalagi soal kebenaran.

Yesus datang untuk menghadirkan kabar gembira keselamatan Kerajaan Allah. Menyembuh banyak orang sakit dan mengusir setan/roh jahat. Dengan ini Yesus terkenal di mana-mana, juga di kampungnya sendiri Nazareth.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada pelbagai macam tanggapan orang terhadap ajaran dan perbuatan Yesus. Ada yang kagum dan memuji, ada yang ragu-ragu kareba tidak mengerti, ada yang mencela Yesus orang yang tidak waras lagi, gila, karena itu keluarnya datang untuk mengambilnya kembali.

Sedangkan para ahli taurat menghujat Yesus. Yesus kerasukan Beelzebul kepala setan. Dengan kuasa setan Yesus mengusir setan-setan apalagi beberapa hari sebelumnya Yesus sembuhkan orang-orang yang kerasukan setan. Ini hujatan yang sangat melukai martabat Allah yang kuasa sebagai pencipta manusia.

BACA JUGA  Hendaklah kita Selalu Tergerak hati oleh Belaskasih

HOMILI KATOLIK MINGGU BIASA X OLEH RM. JHON CHRIS TAUS, PR.

Terhadap hujatan ini Yesus menjelaskan kepada para ahli taurat tentang cara kerja setan dengan memakai perumpamaan bahwa kalau satu kerajaan terpecah pecah, maka kerajaan itu tidak akan kuat bertahan. Demikian juga sama halnya dengan sebuah rumah tangga.

Selanjutnya Yesus meluruskan pikiran para ahli taurat yang sesat, yaitu bahwa mereka menempatkan Yesus Putera Allah yang penuh kuasa Roh kudus, di bawah kaki setan.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Paskah VI

Padahal Yesus adalah Putera kesayangan Bapa yang berkuasa penuh Roh Kudus.

INILAH HUJATAN YANG MELAWAN ROH KUDUS, YAITU MENEMPATKAN KUASA ALLAH DI BAWAH KUASA SETAN. Ini dosa menghujat Rohkudus. Dosa inilah yang TIDAK MENDAPAT PENGAMPUNAN.

Semua dosa manusia mendapat ampun, kecuali dosa menghujat Rohkudus, karena ia telat melakukan dosa yang kekal (Mk,3,28).
Keluarga Yesus datang untuk mengambil Yesus pulang. Mereka menganggap ia kerasukan setan. Orang-orang yang duduk dekat Yesus berkata KepadaNya: Ibumu dan saudara-saudaraMu ingin bertemu Engkau. Tetapi Yesus berpaling kepada orang banyak. Inilah ibuku dan saudara-saudarakuku. Karena barangsiapa yang melakukan kehendak Bapa, dialah ibuku dan saudara-saudaraku.

Kitab kejadian: penulis kitab kejadian memberikan gambaran tentang manusia ciptaan Allah. Allah menciptakan manusia menurut citra dan gambaran Allah. Maka apapun keadaan manusia, terutama ketika manusia jatuh dalam dosa, maka Allah tetap mencari dan menemukannya kembali. Hai manusia di manakah engkau!!! (Kej,3,9). Allah benci dosa tetapi Allah mencintai manusia berdosa.

BACA JUGA  Kotbah Minggu Paskah II / Minggu Kerahiman Ilahi

PESAN IMAN:

  1. Tuhan tetap mencintai dan mencari kita manusia, terutama ketika kita jatuh dlm dosa.
  2. Kita smua bersaudara dalam Kristus, bukan karena hubungan kekerabatan keluarga, tetapi karena sama-sama melakukan kehendak Allah Bapa.
  3. Semua dosa manusia apapun dapat diampuni, kecuali dosa menghujat Rohkudus yaitu dosa tidak percaya kepada Yesus Putra Allah yang berkuasa penuh Rohkudus, DAN MENEMPATKAN KUASA ALLAH DI BAWAH kuasa setan.

HARI MINGGU BIASA X

Kej. 3:9-15
Mrk. 3:20 – 35

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan
Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi
​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil
Yesus Anak Domba Allah: Kepastian Keselamatan dan Bukti Cinta Sejati
Makna Pembaptisan Yesus: Solidaritas Tuhan dengan Manusia Berdosa
Dari Tradisi Menuju Kebudayaan Iman
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:43 WITA

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:51 WITA

Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:13 WITA

Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:50 WITA

​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!