Kotbah Katolik Pesta Keluarga Kudus Nazareth – Minggu 31/12/2023

- Editor

Jumat, 29 Desember 2023 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotbah Katolik Pesta Keluarga Kudus Nasareth – Minggu 31/12/2023

Oleh Rm. Jhon Chris Taus, Pr. – Paroki Santa Helena Lili – Camplong

Hari Minggu sesudah oktaf Natal, kita merayakan Pesta Keluarga Kudus Nazareth (Sta. Familia) Yesus Maria dan Yosef.

Keluarga ini adalah keluarga Kudus, bukan karena keluarga ini bebas dari masalah hidup keluarga, bukan juga karena keluarga kaya dan terkenal, tetapi keluarga ini keluarga miskin, sederhana, kurang terkenal dan rendah hati.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Keluarga Kudus Nazareth ini, adalah keluarga sisa kecil dari Israel/anawim.
Keluarga ini akhirnya menjadi Kudus, karena Allah yang menyiapkannya dengan segala privelege Rahmat, membebaskan mereka dari segala bentuk kesulitan yang patut bagi satu keluarga biasa, Karena ALLAH MENITIPKAN PUTERANYA YESUS kepada keluarga ini.

BACA JUGA  Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Belu Selama Dua Pekan Gelar Operasi Bina Karuna Turangga 2023

Dalam hal ini, Yosef dan Maria menyiapkan diri dengan sangat baik untuk menjadi orang tua bagi Yesus Putera Allah. Maria dan Yosef penuh iman dan percaya akan semua rencana Allah tentang Yesus ini dengan membesarkan anak mereka sesuai dengan pesan Allah kepada mereka, baik yang dimengerti maupun yang tidak.

Maria menyimpan segalanya dalam hati. Maria dan Yosef sangat patuh akan segala peraturan hukum taurat tentang anak ini seperti bagaimana harus memberi nama, 8 hari harus disunatkan dan harus mempersembahkannya sebagai anak laki-laki sulung kepada Allah di kenisah Bait Allah dengan membawa persembahan sesuai hukum taurat.

Inilah keistimewaan dari keluarga Kudus ini sehingga menjadi teladan hidup keluarga-keluarga Kristiani Katholik. Teladan hidup keluarga Kudus Nasareth ini, sudah lama dihayati sebelumnya oleh Keluarga Abraham dalam Perjanjian Lama saat Abraham berkecil hati karena Ia tidak punya anak untuk keturunannya.

BACA JUGA  Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Terjerat Kasus Narkoba

Allah berjanji untuk membuat keturunan Abraham menjadi bangsa yang besar, meskipun istrinya Sarah yang mandul dan sudah tua. Tetapi Abraham percaya akan janji Allah maka Sarah isterinya melahirkan Isak, dan Abraham MENJADI BAPAK ORANG BERIMAN.

Keluarga Abraham menjadi keluarga Kudus karena beriman akan Allah.
KELUARGA-KELUARGA KRISTIANI KATHOLIK, yang disatukan dengan dan dalam Sakramen perkawinan juga DIPANGGIL UNTUK MENJADI KELUARGA KUDUS.

Sejarah gereja mencatat sudah ada keluarga-keluarga Katholik yang mendapat gelar keluarga Kudus (Santo/Santa) dan keluarga yang berbahagia (beatus/beata) oleh Paus Yohanes Paulus II yaitu: keluarga Pasutri Luigi Beltrame Cottraci & Maria Consina, dan pasutri Louis Martins & Azeli Garin, orang tua dari Sta Theresia Lisoux.

BACA JUGA  Paus Fransiskus akan Misa Kamis Putih di Penjara

Mereka adalah keluarga teladan dalam hal iman dan misi.
Devosi kepada keluarga-keluarga Kudus hendaknya membawa kita sebagai keluarga Katholik yang harus terus berjuang mengejar kekudusan keluarga. Kekudusan keluarga TIDAK harus melakukan hal-hal yang besar dan luar biasa, tetapi melakukan hal-hal yang sederhana dalam keseharian hidup, tetapi melakukannya dengan iman dan kasih. Bentuk sederhana dari kekudusan keluarga adalah bersukacita selalu dalam pasang surut ziarah hidup keluarga.

Keluarga Kudus Nasareth, doakanlah keluarga-keluarga Kristiani. Amen
Minggu PESTA Keluarga Kudus/ Sta. Familia
Kej,15,1-6,21,1-3
Luk,2,22-40

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WITA

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:36 WITA

Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!