Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Belu Selama Dua Pekan Gelar Operasi Bina Karuna Turangga 2023

- Editor

Selasa, 29 Agustus 2023 - 00:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor-Net : Kepolisian Resort Belu dan jajarannya didukung instansi terkait serta mitra kamtibmas lainnya, selama dua pekan kedepan menyelenggarakan operasi “Bina Karuna Turangga 2023” yang akan dilaksanakan mulai tanggal 28 agustus sampai dengan 10 september 2023.

Berkaitan dengan kesiapan, persamaan persepsi serta cara bertindak dalam operasi kewilayahan ini, Polres Belu menandainya dengan menggelar latihan pra operasi yang dilaksanakan pada jumat (25/8/2023) kemarin pukul 09.00 wita.

Kegiatan tersebut di buka oleh Kapolres Belu, Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K dalam hal ini diwakili Wakapolres Belu, KOMPOL I Putu Surawan, S.IP dan dihadiri Kabag Ops, AKP I Nengah Sutawinaya, SH, Kasat Intelkam, IPTU Imanuel Lado, ST, Kasat Binmas, IPTU Gregorius P.Settu, Kasubbag Bin Ops, Ka.SPKT serta Personil Brigadir yang terlibat dalam operasi Bina Karuna.

BACA JUGA  Farisi vs Pemungut Cukai: Siapa yang Doanya Diterima?”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat membuka kegiatan tersebut di aula Wira Satya, Wakapolres menuturkan operasi Bina Karuna ini mengedepankan kegiatan preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan), dalam rangka mencegah, meminimalisir dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Untuk itu, Wakapolres meminta seluruh personel yang terlibat dalam operasi agar setiap harinya melakukan upaya pencegahan dan imbauan kepada masyarakat dalam mendukung keberhasilan Operasi Bina Karuna.

“Operasi Bina Karuna ini yang dikedepankan fungsi Satuan Binmas jadi diharapkan untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat tentang tata cara pencegahan Kebakaran Hutan dan lahan. Lakukan imbauan terus menerus ke masyarakat selama operasi dengan membawa spanduk, pamflet maupun brosur imbauan khususnya di kawasan hutan lindung yang ada di wilayah kabupaten Belu”ungkap Wakapolres Belu,.

BACA JUGA  Peresmian Gereja St. Antonius Dari Padua Kelapa Lima di Hadiri Penjabat Walikota Kupang

“Begitupun juga Samapta dan Intelkam, lakukan pendekatan serta penggalangan ke masyarakat dengan mengimbau agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar. Apalagi sekarang musim kemarau yang disertai angin, kita harus antisipasi masyarakat yang akan membuka lahan untuk persiapan menyambut musim penghujan. Begitupun Humas, lakukan viralisasi dan amplifikasi di media sosial kegiatan-kegiatan kita di lapangan dan pembuatan konten-konten yang bersifat imbauan untuk tidak membakar hutan dan lahan yang disebarkan melalui medsos “lanjut Mantan Wakapolres Sikka ini.

BACA JUGA  Menanam Simbolis Tomat di Kefamenanu, Uskup Atambua : Sebagai Bagian dari Solusi Pencegahan & Pengendalian stunting.

Sementara Kabag Ops dalam arahannya meminta para Kasatgas Operasi untuk mulai dari sekarang membuat rencana kegiatan yang jelas sasaran, target dan juga tindakannya sehingga ada hasilnya.

”Kepada para Kasatgas agar mulai hari ini jalin kordinasi dengan baik. Yang paling penting rencana kegiatan,pelaksanaan dan laporan hasilnya. Sebelum melaksanakan tugas, Para Perwira harus bisa mengarahkan anggota dengan baik agar mereka bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya” jelas Kabag Ops.

Latihan Pra Operasi ini juga berisi paparan dari para Kasatgas antara lain berturut-turut dari Kasat Intelkam Polres Belu dan Kasat Binmas.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!