Kotbah Katolik Minggu Paskah II | Kerahinan Ilahi

- Editor

Sabtu, 6 April 2024 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rm. Jhon Chris Taus dan Umat Paroki Sta. Helena Lili - Camplong (Doc. Komsos)

Rm. Jhon Chris Taus dan Umat Paroki Sta. Helena Lili - Camplong (Doc. Komsos)

Kita baru merayakan paska, kebangkitan Tuhan seminggu yang lalu. Pesan-pesan Kitab Suci, masih berpusat pada MAKAM YANG KOSANG DAN BERITA-BERITA PENAMPAKAN TUHAN, setelah Ia bangkit dari alam maut.

Para murid masih diliputi perasaan ketakutan kepada orang Yahudi yang telah menyalibkan Yesus, guru mereka. Karena itu mereka berkumpul di sebuah rumah di Yerusalem dengan pintu-pintu terkunci.

Tiba-tiba Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan menyapa mereka: Salam! Damai sejahtera bagimu. Sesudah Yesus berkata demikian, Ia menunjukkan bekas paku pada kaki dan tanganNya dan lambungNya, dan murid-muridNya bersukacita ketika melihat Tuhan.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

BACA JUGA  Khotbah Katolik Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus

TUGAS PERUTUSAN YESUS

Sesudah itu Yesus mengutus murid-muridNya, sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian Aku mengutus kamu.

TERIMALAH ROH KUDUS

Barangsiapa kamu ampuni dosanya, maka dosanya tetap dosanya diampuni. Barangsiapa TIDAK kamu ampuni dosanya, maka dosanya tetap ada. Dengan ini Yesus mengadakan Sakramen pengampunan dosa/rekonsiliasi untuk pertama kalinya, setelah Kamis Putih Yesus mengadakan Sakramen Ekaristi dan imamat. Pengampunan dosa terjadi berkat kuasa Rohkudus.

Dalam hubungan dengan sakramen pengampunan ini, alm. Paus Yohanes Paulus 2, (Sto. Yohanes Paulus 2) pada hari kanonisasi Sta Fauztina 30 April 2005, menetapkan hari Minggu ke 2 sesudah paskah sebagai Minggu Kerahiman ilahi. Kelanjutan dari ini Paus Fransiskus beberapa tahun yang lalu menetapkan satu tahun penuh sebagai TAHUN KERAHIMAN ILAHI.

BACA JUGA  Renungan Minggu Paskah : "dan Kami tidak tahu" !

THOMAS YANG TIDAK PERCAYA.

Seminggu kemudian setelah penampakan permata kepada para murid. Yesus hadir kembali dan menampakkan Dirinya kepada para murid, khususnya kepada Thomas yang TIDAK percaya dan Yesus menunjukkan lambungNya kepada Thomas. Taruhlah jarimu dan lihatlah tangan dan kakiku, ULURKANLAH TANGANMU DAN TARUHLAH KE LAMBUNGKU, kata Thomas…Ya Tuhanku dan Allahku.

Lambung Yesus yang terbuka serta mengalirkan darah dan air lambang cinta kasih, penebusan dan lahirnya Sakramen-sakramen Gereja, yang tidak berkesudahan. Karena dari lambung Yesus mengalir Rahmat belas kasih dan KERAHIMAN ILAHI.

BACA JUGA  Peresmian Gereja St. Antonius Dari Padua Kelapa Lima di Hadiri Penjabat Walikota Kupang

Dan kita yang diperkenankan melihat lambung Yesus yang terbuka, hendaknya terus menyadarkan kita tentang tugas perutusan kita seperti yang dikatakan Yesus, sekarang Aku mengutus kamu dan Perutusan utama kita ialah. Mengampuni dosa dan mewartakan Allah yang maha rahim.

PESAN IMAN

  • Sebagai komunitas umat Allah hendaknya kita punya semangat hidup umat Kristen pertama yang percaya akan Kristus yang bangkit.
  • Setia kepada ajaran para rasul, bersatu dalam doa dan pemecahannya roti/Ekaristi
  • Siap mewartakan pengampunan dan Kerahiman ilahi Allah.
  • Selamat merayakan minggu kerahiman ilahi.
  • Minggu Peskah 2,
  • Minggu kerahiman ilahi..
  • Kis,4,32-35
  • Yoh,20,19-31
Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 17:33 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

error: Content is protected !!