Yesus: Sang Air Hidup Kotbah Minggu Prapaskah III

Oleh Rm. Chris Taus - Paroki Sta. Helena Camplong

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air adalah kebutuhan vital bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Sekitar 90% tubuh manusia terdiri dari zat cair, dan secara biologis, manusia lebih mampu bertahan menahan lapar daripada haus. Dalam tradisi iman, air juga memiliki kedalaman makna rohani. Dalam Kitab Suci, kita menemukan ungkapan: “Seperti rusa merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah; jiwaku haus kepada Allah, Allah yang hidup” (Mazmur 42:2-3).

​Perjalanan Umat Israel dan Air dari Batu Karang

​Ketika bangsa Israel berada di padang gurun, mereka mengalami tantangan berat berupa rasa lapar dan haus. Dalam keputusasaan, mereka menggerutu terhadap Musa dan Yahweh. Puncaknya, saat tiba di Masa dan Meriba, mereka memprotes karena ketiadaan air. Allah, melalui perantaraan Musa, menjawab seruan mereka dengan memberikan air yang memancar dari batu karang (Kel. 17:3-7).

BACA JUGA  Hendaklah kita Selalu Tergerak hati oleh Belaskasih

​Perjumpaan di Sumur Yakub

​Yesus menyatakan diri-Nya sebagai “Air Hidup” saat berdialog dengan seorang wanita Samaria di Sumur Yakub. Sumur ini adalah tempat bersejarah yang tidak pernah kering karena airnya berasal dari resapan alami. Sumur ini juga menjadi simbol pertemuan penting, seperti saat Yakub bertemu dengan Rahel di tempat yang sama.

BACA JUGA  Minggu Corpus Christi : KERJALAH untuk makanan yang Tahan untuk Hidup yang KEKAL!

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

​Dalam pertemuan dengan wanita Samaria tersebut, Yesus yang merasa haus dalam perjalanan meminta minum. Awalnya, wanita itu ragu karena adanya sekat sosial dan sejarah antara orang Yahudi dan orang Samaria yang dianggap asing dan najis. Namun, Yesus melampaui batasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa barangsiapa minum dari air sumur, ia akan haus lagi, tetapi siapa pun yang minum dari “Air Hidup” yang Ia berikan, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Air itu akan menjadi mata air yang memancarkan hidup kekal.

​Transformasi Iman

​Pertemuan ini mengubah hidup wanita Samaria tersebut. Setelah Yesus menyingkapkan jati diri wanita itu dengan membicarakan masa lalunya, ia sadar bahwa sosok di hadapannya adalah Sang Mesias. Ia pun meninggalkan sumurnya dan mewartakan perjumpaan tersebut ke seluruh kota, sehingga penduduk kota datang untuk melihat dan percaya kepada Yesus.

BACA JUGA  Bangun dan Bersiaplah: Makna Mendalam Minggu Pertama Advent

​Pesan Iman

  1. Perjumpaan yang Membarui: Setiap perjumpaan kita dengan Tuhan selalu memberikan cara pandang dan pemahaman baru tentang siapa Tuhan yang sesungguhnya.
  2. Persiapan Paskah: Kisah Yesus sebagai Air Hidup menjadi persiapan rohani yang mendalam, terutama bagi para katekumen yang akan memperbarui janji baptis dan menerima sakramen baptis baru pada perayaan Sabtu Suci.

Editor : Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah
Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII
Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas
Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita
Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari
Panggilan Menuju Kekudusan dan Ganjaran Melimpah dari Allah
Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:01 WITA

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:47 WITA

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:11 WITA

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:54 WITA

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Berita Terbaru

Oplus_131072

KOTBAH & RENUNGAN

​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:01 WITA

Minggu Biasa XVIII

KOTBAH & RENUNGAN

Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

Sabtu, 1 Agu 2026 - 16:16 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Harta yang Tak Ternilai: Renungan Minggu Biasa XVII

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:47 WITA

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

error: Content is protected !!