Arti Jumat Agung dan Asal Mulanya

- Editor

Sabtu, 16 April 2022 - 08:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi umat Kristiani , Jumat Agung adalah salah satu tanggal terpenting dalam setiap tahun.

Asal-usulnya dari Jumat Agung sendiri, dapat ditelusuri kembali ke Alkitab orang Kristiani.

Jumat Agung ini menandai awal Paskah , karena ini adalah hari pertama Triduum Paskah – Perayaan selama tiga hari untuk memperingati penderitaan salib, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa itu Jumat Agung?

Jumat Agung adalah hari dimana diperingati sebagai wafatnya Yesus Kristus pada kayu salib.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa XXVIII

Sebagaimana dicatat dalam Alkitab dan diyakini oleh orang Kristen, Yesus Kristus disalibkan oleh orang Romawi setelah muridnya, Yudas, mengkhianatinya.

Umat Kristiani percaya bahwa Jumat Agung adalah hari wafatnya Yesus Kristus di kayu salib, kemudian dibangkitkan tiga hari kemudian, yang kini dirayakan sebagai hari Minggu Paskah.

Dari mana asal tradisi Jumat Agung?

Asal-usulnya dapat ditelusuri langsung kembali ke Alkitab, lebih dari 2.000 tahun yang lalu, dalam Injil Yohanes.

Sejak itu, denominasi-denominasi Kristen telah merayakan pengorbanan Yesus di Kayu Salib. Khususnya umat Katolik yang memulai perayaan selama Prapaskah , dimulai 40 hari sebelum Kamis Putih, disebut dengan Rabu Abu.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu 17 September 2023

Denominasi Kristen yang berbeda mungkin merayakan hari itu dengan cara lain, tetapi semua menggunakannya sebagai waktu untuk merenungkan dan merayakan kehidupan Yesus Kristus.

Mengapa disebut Jumat Agung?

Asal usul nama Jumat Agung masih diperdebatkan, karena ada banyak arti berbeda di balik nama itu sendiri.

Pada dasarnya, (Good Friday) kata “good” berarti “baik” dalam konteks ini berarti “suci” dan menurut Oxford English Dictionary, good/baik “menunjukkan hari (atau kadang-kadang musim) di mana ketaatan agama diadakan”.

Penggunaan pertama dari istilah “guode Friday” adalah pada tahun 1290, dalam teks bernama The South English Legendary.

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Paskah III, 23 April 2023

Jumat Agung (Good Friday) bukan satu-satunya nama yang dikenal, karena kadang-kadang disebut sebagai Jumat Suci atau Jumat Agung.

Apa saja tradisi Jumat Agung?

Tradisi Jumat Agung dapat sangat bervariasi, tergantung pada denominasi Kristen.

Secara keseluruhan, itu dilihat sebagai hari berkabung dan refleksi.

Banyak negara dan kelompok gereja memperagakan perjalanan Yesus dengan salib, sementara yang lain memilih untuk memikul salib di punggung mereka, seperti yang Yesus lakukan.

Dalam Tradisi Gereja Katolik, ada Jalan Salib, kemudian pada sore harinya, diadakan ibadat penghormatan salib Kristus.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan
Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi
​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil
Yesus Anak Domba Allah: Kepastian Keselamatan dan Bukti Cinta Sejati
Makna Pembaptisan Yesus: Solidaritas Tuhan dengan Manusia Berdosa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:43 WITA

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:51 WITA

Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:13 WITA

Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!