Misa Minggu Palma di Paroki Camplong, Ini Pesan Uskup Kupang

- Editor

Minggu, 2 April 2023 - 07:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang, pada Minggu 02/04/2023, merayakan Misa Minggu Palma bersama Umat Paroki Santa Helena Lili – Camplong – Kabupaten Kupang.

Mgr. Petrus Turang, mengawali perayaan misa minggu palma tepat pukul 08.00 WITA di depan Gua Maria Gratia Plena Paroki Camplong, didampingi Pastor Paroki RD. Anselmus Leu.

Setelah pemberkatan daun palma di depan Gua Maria, Uskup dan Umat Paroki Sta. Helena Camplong berarak sambil memegang daun palma di tangan, dari Gua Maria menuju ke Gereja untuk dilanjutkan dengan perayaan ekaristi.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu 05/02/2023

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Homilinya, Uskup Kupang, meminta umatnya senantiasa meneladani Yesus Kristus sebagai pedoman hidup. Sesuai tema APP tahun 2023 : Keadilan ekologis bagi semua ciptaan. Setiap umat Katolik hendaknya menjadi tanda keselamatan bagi semua orang dalam kesehariannya.

“Sebagai pengikut Kristus, marilah kita meneladani Kristus sebagai panutan dan andalan kita di depan, secara khusus dalam hal keadilan ekologis bagi semua ciptaan di Masa Paskah tahun ini. Kita tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar hutan, dan lain sebagainya. Akan tetapi kita hendaknya mau peduli dan terus menjaga lingkungan tempat kita hidup dengan baik”

BACA JUGA  Membanggakan, Polda NTT Raih Piala dan Tiga Piagam dalam Ajang Kompolnas Awards 2023

Dalam hal keadilan ekologis, lebih lanjut Mgr. Petrus Turang menegaskan kepada umatnya agar tidak menggunakan herbisida dalam bertani.

“yang hadir dalam misa hari ini lebih banyak petani dan peternak. Maka hendaknya menjadi tanda keselamatan dalam menjalankan karya sebagai petani maupun peternak, dengan menjaga ternak sehingga tidak merusak tanaman orang lain, dan tidak menggunakan herbisida dalam bertani karena dapat merusak tanah.”

BACA JUGA  Presiden Melantik Dua Menteri dan Tiga Wamen Baru

Di akhir khotbahnya, Uskup Kelahiran Manado – Sulawesi Utara ini mengajak umatnya untuk peduli pada masalah stunting yang ada di NTT.

“Untuk pastor, suster, ketua-ketua KUB, dan semua umat, apapun profesi kita, mari kta lebih peduli pada masalah stunting yang ada dengan perbuatan nyata. Jangan hanya berdoa tikam lutut tanpa perbuatan nyata. Datangi anak-anak stunting itu dan bawa tanda keselamatan bagi mereka, agar stunting di NTT ini bisa kita turunkan angkanya menjadi 0”. Tutupnya.

Komsos Paroki Camplong

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!