Misa Minggu Palma di Paroki Camplong, Ini Pesan Uskup Kupang

- Editor

Minggu, 2 April 2023 - 07:43 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang, pada Minggu 02/04/2023, merayakan Misa Minggu Palma bersama Umat Paroki Santa Helena Lili – Camplong – Kabupaten Kupang.

Mgr. Petrus Turang, mengawali perayaan misa minggu palma tepat pukul 08.00 WITA di depan Gua Maria Gratia Plena Paroki Camplong, didampingi Pastor Paroki RD. Anselmus Leu.

Setelah pemberkatan daun palma di depan Gua Maria, Uskup dan Umat Paroki Sta. Helena Camplong berarak sambil memegang daun palma di tangan, dari Gua Maria menuju ke Gereja untuk dilanjutkan dengan perayaan ekaristi.

Dalam Homilinya, Uskup Kupang, meminta umatnya senantiasa meneladani Yesus Kristus sebagai pedoman hidup. Sesuai tema APP tahun 2023 : Keadilan ekologis bagi semua ciptaan. Setiap umat Katolik hendaknya menjadi tanda keselamatan bagi semua orang dalam kesehariannya.

“Sebagai pengikut Kristus, marilah kita meneladani Kristus sebagai panutan dan andalan kita di depan, secara khusus dalam hal keadilan ekologis bagi semua ciptaan di Masa Paskah tahun ini. Kita tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar hutan, dan lain sebagainya. Akan tetapi kita hendaknya mau peduli dan terus menjaga lingkungan tempat kita hidup dengan baik”

Dalam hal keadilan ekologis, lebih lanjut Mgr. Petrus Turang menegaskan kepada umatnya agar tidak menggunakan herbisida dalam bertani.

“yang hadir dalam misa hari ini lebih banyak petani dan peternak. Maka hendaknya menjadi tanda keselamatan dalam menjalankan karya sebagai petani maupun peternak, dengan menjaga ternak sehingga tidak merusak tanaman orang lain, dan tidak menggunakan herbisida dalam bertani karena dapat merusak tanah.”

Di akhir khotbahnya, Uskup Kelahiran Manado – Sulawesi Utara ini mengajak umatnya untuk peduli pada masalah stunting yang ada di NTT.

“Untuk pastor, suster, ketua-ketua KUB, dan semua umat, apapun profesi kita, mari kta lebih peduli pada masalah stunting yang ada dengan perbuatan nyata. Jangan hanya berdoa tikam lutut tanpa perbuatan nyata. Datangi anak-anak stunting itu dan bawa tanda keselamatan bagi mereka, agar stunting di NTT ini bisa kita turunkan angkanya menjadi 0”. Tutupnya.

Komsos Paroki Camplong

Facebook Coment
Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan
“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja
Maria Diangkat ke Surga: Tanda Harapan bagi Umat Beriman
​Doa, Iman, dan Kuasa yang Meredakan Badai Hidup
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Kemurahan Hati Tuhan Dianggap Tidak Adil: Renungan Minggu Biasa XXV

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 12 September 2026 - 08:08 WITA

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:32 WITA

“Siapakah Aku Ini?” – Pengakuan Petrus dan Dasar Iman Gereja

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version