Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Bonnie Triyana: Anggaran Negara Mampu Bayar Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta Per Bulan

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Foto : Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana. (Foto : Dok. DPR RI).

Caption Foto : Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana. (Foto : Dok. DPR RI).

JAKARTA, MATATIMOR.NET – Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, melontarkan pernyataan optimis terkait kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR bersama forum guru dan asosiasi psikolog, Selasa (7/4), legislator dari PDI Perjuangan ini menyebut bahwa gaji guru seharusnya bisa dipatok minimal Rp 5 juta per bulan.

Bonnie menegaskan bahwa secara kalkulasi anggaran, negara memiliki kemampuan untuk memenuhi angka tersebut guna memastikan guru hidup layak, tanpa memandang status apakah mereka guru tetap atau honorer.

Kalkulasi Anggaran: Rp 208 Triliun Per Tahun

Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin), Bonnie memaparkan bahwa jumlah guru di Indonesia saat ini mencapai 3.470.000 orang. Dengan angka tersebut, ia mencoba melakukan simulasi anggaran secara terbuka.

BACA JUGA  85 Anak PAUD Gugus 1 Fatuleu Barat Diwisuda

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pernah hitung secara serampangan saja, kalau jumlah guru 3.470.000 orang ini dipukul rata gajinya Rp 5 juta per bulan, maka negara mengeluarkan sekitar Rp 17 triliun per bulan,” ujar Bonnie, dikutip dari kanal YouTube TV Parlemen, Sabtu (11/4).

Jika diakumulasikan dalam satu tahun (12 bulan), total anggaran yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 208 triliun. Menurutnya, angka ini masih sangat masuk akal jika dibandingkan dengan total anggaran pendidikan nasional yang dialokasikan pemerintah.

BACA JUGA  Pertemuan G20 Kebudayaan, Kemendikbudristek Gelar Dialog dengan Ratusan Tokoh Adat

Dukungan “1.000 Persen” dari Komisi X

Bonnie, yang merupakan legislator dari Dapil Banten I, menyatakan bahwa peningkatan kesejahteraan guru adalah harga mati bagi Komisi X. Ia bahkan menyebut rekan sejawatnya, Once Mekel, memiliki standar yang lebih tinggi lagi.

“Kami di Komisi X ini 100 persen setuju guru harus makmur. Kalau kata teman saya, Bang Once di belakang itu, gaji guru itu minimal Rp 15 juta,” kelakarnya merujuk pada pernyataan Once Mekel.

Meski demikian, angka Rp 5 juta dianggap sebagai langkah awal yang realistis untuk menghapus ketimpangan pendapatan, terutama bagi para guru honorer yang selama ini upahnya jauh di bawah standar kelayakan.

BACA JUGA  Basilika Lateran: Induk Segala Gereja, Tanda Persatuan Iman Katolik

“Mari kita wujudkan kesejahteraan guru. Kami di Komisi X mendukung 1.000 persen tanpa korting kepada guru-guru di seluruh Indonesia,” tegas Bonnie.

Komitmen Politik

Penegasan ini menjadi angin segar bagi jutaan guru di tanah air yang masih memperjuangkan kejelasan nasib dan pendapatan. Komisi X DPR RI berkomitmen untuk terus mendorong pemerintah agar lebih berani dalam mengalokasikan anggaran pendidikan secara tepat sasaran, langsung ke kantong-kantong para pendidik sebagai ujung tombak kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Facebook Coment

Penulis : Redaktur Matatimor

Editor : Del

Sumber Berita: RDPU Komisi X DPR RI / TV Parlemen

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!