Viktor dan Xanana Bahas Masa Depan Pulau Timor
MATATIMOR.NET, KUPANG – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II, Viktor Bungtilu Laiskodat, bertemu dengan Perdana Menteri Timor-Leste Kay Rala Xanana Gusmão dalam sebuah jamuan makan malam di Wisma Alak, Kupang, Jumat (6/11/2026).
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara NTT dan Timor-Leste sekaligus membicarakan peluang kerja sama di berbagai sektor strategis.
Dikutip dari laman resmi Partai NasDem, Sabtu (7/11/2026), kunjungan Xanana Gusmão ke NTT dilakukan dalam rangka menghadiri Lazarus Laiskodat Memorial Cup (LLMC) III yang turut melibatkan partisipasi Timor-Leste.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di luar agenda olahraga tersebut, Viktor dan Xanana memanfaatkan pertemuan itu untuk membicarakan masa depan Pulau Timor yang memiliki kedekatan geografis, sejarah, dan ikatan sosial.
Viktor menilai kemajuan NTT dan Timor-Leste memiliki keterkaitan erat. Menurutnya, kedua wilayah yang berada dalam satu pulau perlu membangun kerja sama yang saling menguntungkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyampaikan penghargaan terhadap kepemimpinan Xanana Gusmão dan memandangnya sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan Pulau Timor.
“Ini sebuah kehormatan bagi saya dapat bertemu Perdana Menteri Xanana Gusmão. Beliau adalah sosok pemimpin yang kuat, berwibawa, dicintai oleh masyarakat Timor-Leste dan memiliki visi besar bagi negaranya. Saya memandang beliau sebagai seorang kakak sekaligus mitra strategis dalam membangun masa depan Pulau Timor,” ujar Viktor.
Pendidikan hingga Teknologi Jadi Peluang Kerja Sama
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah sektor strategis turut menjadi pembahasan, antara lain pendidikan, peternakan, pertanian, dan teknologi.
Viktor menilai kolaborasi di bidang-bidang tersebut berpotensi membuka peluang pengembangan ekonomi lokal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat, terutama di kawasan perbatasan.
Ia juga menekankan bahwa batas negara tidak seharusnya menjadi penghalang bagi NTT dan Timor-Leste untuk membangun konektivitas dan memperluas peluang ekonomi.
“Kemajuan Pulau Timor sangat bergantung pada kemajuan Timor-Leste dan NTT. Kita berada di satu pulau, memiliki kedekatan sejarah dan budaya. Karena itu, sudah saatnya kita membangun kerja sama yang lebih konkret agar masyarakat di kedua wilayah dapat merasakan manfaatnya,” kata Viktor.
Harapkan Hubungan Kedua Wilayah Semakin Kuat
Viktor juga menilai Xanana Gusmão sebagai figur penting dalam menjaga hubungan baik Indonesia dan Timor-Leste. Pengalaman serta komitmennya terhadap rekonsiliasi, perdamaian, dan stabilitas kawasan disebut menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan kedua negara.
Ia berharap persahabatan yang telah terbangun antara Indonesia dan Timor-Leste terus diperkuat melalui komunikasi, kepercayaan, serta agenda pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Yang perlu kita bangun adalah semangat untuk maju bersama. Kita ingin melihat masyarakat di NTT dan Timor-Leste memiliki kesempatan yang lebih besar dalam pendidikan, ekonomi, dan kehidupan yang lebih sejahtera. Pulau Timor harus tumbuh sebagai kawasan yang kuat, damai, dan saling mendukung,” ujarnya.
Pertemuan di Wisma Alak tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sekaligus membuka perspektif kerja sama regional yang lebih luas.
Bagi masyarakat di Pulau Timor, peluang kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang pembangunan yang lebih besar, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Sumber: PartaiNasDem.id, 7 November 2026.
Penulis : Del Neonub
Editor : Del Neonub
Sumber Berita: PartaiNasdem.id







