Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Akhiri Masa 'Mengungsi', Kini Sukses Gelar TKA Mandiri

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKA di UPTD SMPN 1 Fatuleu Barat

TKA di UPTD SMPN 1 Fatuleu Barat

Kab. Kupang, MATATIMOR.NET – Sejarah baru tercipta di UPTD SMP Negeri 1 Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang. Setelah sekian lama harus “mengungsi” ke sekolah lain demi mendapatkan sinyal internet, tahun ini para siswa akhirnya dapat melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara mandiri di sekolah sendiri.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari bantuan perangkat internet berbasis satelit, Starlink, dari Pemerintah Pusat yang kini telah terpasang di sekolah tersebut.

Kepala SMPN 1 Fatuleu Barat, Wariso, S.Pd., melalui Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum, Devie A. Ataupah, S.Pd., Gr., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran ujian yang diikuti oleh 34 orang siswa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Devie A. Ataupah, S.Pd.,Gr. – Wakasek Kurikulum UPTD SMP Negeri 1 Fatuleu Barat

“Tahun ini seluruh peserta yang berjumlah 34 siswa hadir 100 persen. Kami membagi ujian dalam dua sesi, di mana setiap sesi diikuti oleh 17 orang siswa,” ujar Devie saat memberikan keterangan, Sabtu (11/04).

BACA JUGA  DPRD Belu Terima Puluhan Pendemo Terkait Teko

Pemanfaatan Teknologi dan Fasilitas

Dalam pelaksanaan TKA kali ini, pihak sekolah memaksimalkan fasilitas yang ada, yakni 15 unit Chromebook dan 2 unit laptop. Tak hanya itu, sekolah juga memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) melalui aplikasi Zoom untuk memantau dan mengoordinasikan jalannya ujian.

Devie mengakui, penggunaan jaringan internet bantuan pemerintah pusat ini sangat krusial. Pasalnya, wilayah Fatuleu Barat sebelumnya dikenal sebagai titik susah sinyal atau blank spot.

“Jaringan Starlink sangat membantu. Selama TKA berlangsung, kami tidak menemukan kendala jaringan atau sinyal. Memang sempat ada satu komputer yang log out sendiri, tetapi setelah login ulang langsung lancar. Tidak ada ‘drama’ seperti waktu gladi dulu,” ungkapnya dengan nada lega.

BACA JUGA  Mencegah Bola Liar Isu Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Kupang (Catatan Redaksi)

Akhiri Masa “Menumpang”

Pelaksanaan TKA mandiri ini merupakan lompatan besar bagi SMPN 1 Fatuleu Barat. Sebelumnya, setiap kali ujian berbasis daring dilaksanakan, pihak sekolah harus memobilisasi siswa untuk menumpang di SMAN 2 Fatuleu Barat demi mendapatkan akses internet.

“Ini pertama kalinya kami ujian mandiri. Dulu, sebelum ada Starlink, kami harus menumpang di SMAN 2 Fatbar,” kenang Devie.

Harapan Terkait Pengelolaan Biaya

Meski sukses besar, pihak sekolah juga menitipkan harapan kepada pemerintah terkait keberlanjutan fasilitas tersebut. Devie menyoroti biaya bulanan paket internet satelit yang tergolong tinggi bagi sekolah dengan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terbatas.

BACA JUGA  Satgas Yonif RK 744/SYB Serahkan Sejumlah Bukti Penyelundupan ke Bea Cukai Atambua

Ia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan atau pemeliharaan Starlink tersebut.

“Kami ingin pemerintah tahu bahwa Starlink ini sangat penting bagi kami di daerah terpencil. Namun, kami berharap ada pihak ketiga yang membantu mengelola, karena paket bulanannya sangat mahal bagi sekolah dengan Dana BOS kecil. Kami ingin fasilitas ini tetap ada dan berkelanjutan demi masa depan pendidikan anak-anak di Fatuleu Barat,” pungkasnya.

Penulis: [Del/Redaksi] Editor: Del Neonub Lokasi: Fatuleu Barat

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

error: Content is protected !!