Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Akhiri Masa 'Mengungsi', Kini Sukses Gelar TKA Mandiri

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

TKA di UPTD SMPN 1 Fatuleu Barat

Kab. Kupang, MATATIMOR.NET – Sejarah baru tercipta di UPTD SMP Negeri 1 Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang. Setelah sekian lama harus “mengungsi” ke sekolah lain demi mendapatkan sinyal internet, tahun ini para siswa akhirnya dapat melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara mandiri di sekolah sendiri.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari bantuan perangkat internet berbasis satelit, Starlink, dari Pemerintah Pusat yang kini telah terpasang di sekolah tersebut.

Kepala SMPN 1 Fatuleu Barat, Wariso, S.Pd., melalui Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum, Devie A. Ataupah, S.Pd., Gr., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran ujian yang diikuti oleh 34 orang siswa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Devie A. Ataupah, S.Pd.,Gr. – Wakasek Kurikulum UPTD SMP Negeri 1 Fatuleu Barat

“Tahun ini seluruh peserta yang berjumlah 34 siswa hadir 100 persen. Kami membagi ujian dalam dua sesi, di mana setiap sesi diikuti oleh 17 orang siswa,” ujar Devie saat memberikan keterangan, Sabtu (11/04).

Pemanfaatan Teknologi dan Fasilitas

Dalam pelaksanaan TKA kali ini, pihak sekolah memaksimalkan fasilitas yang ada, yakni 15 unit Chromebook dan 2 unit laptop. Tak hanya itu, sekolah juga memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) melalui aplikasi Zoom untuk memantau dan mengoordinasikan jalannya ujian.

Devie mengakui, penggunaan jaringan internet bantuan pemerintah pusat ini sangat krusial. Pasalnya, wilayah Fatuleu Barat sebelumnya dikenal sebagai titik susah sinyal atau blank spot.

“Jaringan Starlink sangat membantu. Selama TKA berlangsung, kami tidak menemukan kendala jaringan atau sinyal. Memang sempat ada satu komputer yang log out sendiri, tetapi setelah login ulang langsung lancar. Tidak ada ‘drama’ seperti waktu gladi dulu,” ungkapnya dengan nada lega.

Akhiri Masa “Menumpang”

Pelaksanaan TKA mandiri ini merupakan lompatan besar bagi SMPN 1 Fatuleu Barat. Sebelumnya, setiap kali ujian berbasis daring dilaksanakan, pihak sekolah harus memobilisasi siswa untuk menumpang di SMAN 2 Fatuleu Barat demi mendapatkan akses internet.

“Ini pertama kalinya kami ujian mandiri. Dulu, sebelum ada Starlink, kami harus menumpang di SMAN 2 Fatbar,” kenang Devie.

Harapan Terkait Pengelolaan Biaya

Meski sukses besar, pihak sekolah juga menitipkan harapan kepada pemerintah terkait keberlanjutan fasilitas tersebut. Devie menyoroti biaya bulanan paket internet satelit yang tergolong tinggi bagi sekolah dengan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang terbatas.

Ia menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan keterlibatan pihak ketiga dalam pengelolaan atau pemeliharaan Starlink tersebut.

“Kami ingin pemerintah tahu bahwa Starlink ini sangat penting bagi kami di daerah terpencil. Namun, kami berharap ada pihak ketiga yang membantu mengelola, karena paket bulanannya sangat mahal bagi sekolah dengan Dana BOS kecil. Kami ingin fasilitas ini tetap ada dan berkelanjutan demi masa depan pendidikan anak-anak di Fatuleu Barat,” pungkasnya.

Penulis: [Del/Redaksi] Editor: Del Neonub Lokasi: Fatuleu Barat

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version