Dugaan Penyelewengan Dana Desa Naitimu di Belu Memicu Kontroversi Mantan dan Penjabat Desa

- Editor

Jumat, 25 Agustus 2023 - 04:10 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor-Net : Hasil temuan Aparat Penegak Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Belu terhadap Mantan Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kebupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur terkesan Memicu Kontroversi.

Sesuai hasil temuan Inspektorat Daerah Kabupaten Belu nomor LHP Irda 710/11/K/VIII/2022, tanggal 02 agustus 2022 yang belum dikembalikan oleh mantan desa Rp.207.377.927

Sesuai surat pernyataan yang dilakukan oleh mantan Kepala Desa Naitimo Norbertus Moa pada 08/05/2023 lalu itu hingga kini tidak ada kejelasan bahkan tidak diketahui oleh BPD Desa Naitimu maupun Penjabat Kepala Desa Naitimu Wenz Lopes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan tersebut, Norbertus Moa siap mengembalikan sisa dari dugaan penyelewengan yang dilakukan dirinya itu dengan batas waktu 60 hari terhitung sejak surat pernyataan tersebut dilakukan, jika tidak maka dirinya siap untuk di proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Tidak saja BPD, namun penjabat Desa Naitimu Wenz Lopes yang ditemui di ruang kerjanya pada, 18 agustus 2023 mengaku hingga saat ini dirinya selaku penjabat Kepala Desa belum menerima bukti penyetoran apapun ke kas Desa baik dari pihak inspektorat maupun Mantan Kepala Desa Norbetus Moa.

Selain itu, Mantan Kepala Desa Naitimu Norbertus Moa yang dikomfirmasi media ini pada senin 21 agustus 2023, mengaku jika dugaan penyelewengan dana tersebut sudah diselesaikan satu bulan yang lalu.

“Mat siang pak….mohon maaf…semuanya terselesaikan satu bulan lebih yang lalu….makasih” Jelas singkat Mantan Desa Naitimu via pesan whatsappnya.

Dugaan tersebut memicu kontrofersi dimana pengakuan mantan Kepala Desa dan Penjabat Kepala Desa Naitimu sangatlah berbeda.

Selain itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Belu Plt. Nunik Widi Wahyuni, SH yang di temui di ruang kerjanya menjelaskan belum tahu jelas penyelesaiannya dan berjanji akan memastikan kembali terkait temuan tersebut.

“Saya belum tau jelas, namun akan saya panggil tim auditor untuk memastikan kembali dulu dan akan kita sampaikan hasilnya” jelas Nunik

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version