LABUAN BAJO, MATATIMOR.NET – Komitmen pemerintah pusat dalam membenahi infrastruktur pendidikan di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut. Terbaru, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tando di Kabupaten Manggarai Barat ditetapkan sebagai salah satu prioritas penerima program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2026.
Langkah ini diambil guna mengatasi persoalan klasik berupa kekurangan ruang kelas dan fasilitas belajar yang tidak layak di sekolah tersebut.
Daftar Isi
Fokus Pembangunan SDN Tando
Direktur Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmas, Gogot Suharwoto, mengungkapkan bahwa revitalisasi di SDN Tando akan dilakukan secara menyeluruh. Hal ini mencakup pembangunan fisik yang selama ini dinantikan oleh warga sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Revitalisasi difokuskan pada pembangunan 4 ruang kelas baru (RKB) lengkap dengan peralatannya, satu ruang UKS, satu perpustakaan, satu ruang administrasi, serta satu unit toilet beserta sanitasinya,” jelas Gogot di Jakarta, Minggu (12/4).
Jadwal Pelaksanaan: Mei 2026 Mulai Kerja Fisik
Pemerintah telah menyusun jadwal percepatan agar fasilitas ini segera bisa digunakan:
- Minggu II April 2026: Verifikasi dan validasi (verval) lapangan serta pemutakhiran data.
- Minggu III April 2026: Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
- Minggu IV April 2026: Penyaluran dana bantuan langsung ke sekolah.
- Minggu I Mei 2026: Pekerjaan fisik mulai dilaksanakan.
Selama proses pembangunan, Dirjen Gogot memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) akan tetap berjalan dengan pengaturan kelas yang adaptif.
Komitmen Besar untuk NTT
Secara nasional, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan. Provinsi NTT mendapatkan atensi khusus dengan total 576 satuan pendidikan yang direvitalisasi sepanjang tahun 2025.
Total anggaran yang digelontorkan untuk NTT mencapai lebih dari Rp589 miliar, dengan rincian sasaran: 43 PAUD, 234 SD, 174 SMP, 64 SMA, 44 SMK, 9 SLB, dan 8 SKB.
Respon Positif dari Daerah
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Barat, Johanis Hani, memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat pemerintah pusat.
“Kami berharap upaya ini berjalan lancar sehingga anak-anak di SDN Tando segera menikmati gedung sekolah yang layak, nyaman, dan mendukung pembelajaran optimal,” ujar Johanis melalui jajaran BPMP Provinsi NTT.
Senada dengan itu, Kepala SDN Tando, Fransiskus Jenala, mengaku optimis bantuan ini akan meningkatkan motivasi belajar siswa. Selama ini, mereka harus bertahan dengan keterbatasan ruang kelas dan sarana pendukung yang minim.
“Kami sangat berharap penambahan ruang kelas dan perpustakaan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan siswa kami ke depan,” pungkas Fransiskus.
Penulis : Destian | Kemendikdasmen
Editor : Del Neonub
Sumber Berita: Kemendikdasmen