Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

GURU NON-ASN TIDAK DI-PHK MASSAL!

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Indografis oleh Matatimor

JAKARTA, MATATIMOR.NET – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa kabar melegakan bagi ratusan ribu tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Pemerintah secara tegas memastikan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) pada tahun 2027 mendatang.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, dalam Taklimat Media di Jakarta, Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran para guru honorer pasca terbitnya Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 terkait penugasan guru non-ASN.

Kepastian Penugasan dan Penataan Bertahap

Nunuk menjelaskan bahwa substansi dari SE tersebut bukan untuk memangkas jumlah guru, melainkan memberikan kepastian hukum bagi guru non-ASN yang tenaganya masih sangat dibutuhkan di sekolah negeri.

“Meskipun status non-ASN dinyatakan berakhir tahun 2026, pemerintah melalui Menpan RB telah memastikan tidak akan ada PHK massal. Saat ini, kami sedang merumuskan skema pemenuhan kebutuhan guru ke depan,” ujar Nunuk.

Ia menambahkan bahwa pemerintah tetap membuka peluang bagi guru non-ASN untuk mengikuti proses seleksi ASN sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan transisi status kepegawaian berjalan lancar tanpa mengganggu layanan pendidikan di daerah.

Status Berubah, Guru Tetap Mengajar

Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah perbedaan antara “status kepegawaian” dan “peran pengajar”. Nunuk menggarisbawahi bahwa yang akan dihapus adalah status non-ASN di instansi pemerintah, namun kebutuhan akan sosok guru di kelas tetap menjadi prioritas.

“Menurut Pemda, mereka masih sangat membutuhkan guru-guru tersebut. Jadi, yang tidak diperbolehkan lagi adalah status non-ASN-nya di tahun depan, bukan berarti gurunya dilarang mengajar,” jelasnya.

Tantangan 237 Ribu Guru dalam Dapodik

Berdasarkan data Kemendikdasmen, saat ini masih terdapat sekitar 237 ribu guru non-ASN yang tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) namun belum terakomodasi dalam proses penataan.

Sesuai amanat UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, penataan tenaga honorer ditargetkan selesai agar tidak ada lagi status kepegawaian selain ASN di sekolah negeri. Meski anggaran untuk tenaga non-ASN mulai dibatasi, pemerintah pusat memberikan masa transisi hingga Desember 2025 melalui skema seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dengan adanya kepastian ini, para guru non-ASN diimbau untuk tetap menjalankan tugas mengajar dengan tenang sementara pemerintah daerah terus melakukan penataan dan koordinasi mengenai kebutuhan formasi guru di wilayah masing-masing.

Keyword SEO: Guru Non-ASN, PHK Massal Guru 2027, Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, Nasib Guru Honorer, Seleksi PPPK 2026, UU ASN Nomor 20 Tahun 2023.

Facebook Coment

Penulis : Redaksi Matatimor

Editor : Del

Sumber Berita: Info Publik

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 4 kali dibaca
"Status non-ASN memang berakhir, namun bukan berarti guru berhenti mengajar. Penataan dilakukan tanpa memutus pengabdian."

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Berita Terbaru

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version