Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon

Valentine Hijau: Feteaser Tafetin,SH Tanam Pohon di Fatuleu Barat

KABUPATEN KUPANG, matatimor.net – Ada cara berbeda dalam memaknai Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day di wilayah Fatuleu Barat tahun ini. Alih-alih sekadar seremoni belaka, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Feteaser D. Tafetin,SH, memilih turun ke lapangan untuk menanam pohon sebagai wujud nyata kasih sayang terhadap bumi dan lingkungan.

​Bersama keluarga besar UPTD SMP Negeri 3 Fatuleu Barat, politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini melaksanakan aksi penanaman anakan pohon di dua lokasi strategis: pekarangan sekolah SMP Negeri 3 Fatuleu Barat dan di bantaran Kali Baimel, Kecamatan Fatuleu Barat.

Menanam untuk Masa Depan yang Aman

​Feteaser menekankan bahwa aksi ini merupakan investasi jangka panjang bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Mengingat wilayah tersebut tergolong daerah rawan bencana banjir, penghijauan menjadi langkah krusial.

​”Kita tinggal di daerah yang rawan bencana, khususnya banjir. Karena itu, harus ada pergerakan nyata untuk jangka panjang demi menjaga lingkungan yang tetap aman, asri, dan produktif bagi anak cucu kita,” ujar Anggota DPRD dari Dapil II Kabupaten Kupang tersebut.

Kombinasi Pohon Lindung dan Buah

​Dalam aksi tersebut, berbagai jenis anakan pohon ditanam dengan pertimbangan manfaat ekologis dan ekonomis, antara lain:

  • Mahoni: Sebagai pohon pelindung dan penahan erosi.
  • Mangga Arum Manis: Untuk ketahanan pangan dan nilai ekonomi.
  • Sukun: Sebagai tanaman produktif yang juga sangat baik untuk konservasi air.

Pesan Kasih Sayang dari Desa

​Feteaser mengajak generasi muda dan masyarakat luas untuk mulai peka terhadap kondisi alam di sekitar mereka. Menurutnya, momen Valentine adalah saat yang tepat untuk saling menopang dalam menciptakan suasana damai dan rukun.

​”Bertepatan dengan hari kasih sayang ini, mari kita saling menopang satu sama lain. Kita bangun masa depan daerah mulai dari desa dengan menjaga alam. Lingkungan yang sehat adalah fondasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.

​Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat kolektif di tengah masyarakat Fatuleu Barat agar lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup demi mencegah dampak buruk perubahan iklim dan bencana alam di masa depan.

Editor: Del Neonub