Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon

Valentine Hijau: Feteaser Tafetin,SH Tanam Pohon di Fatuleu Barat

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:37 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN KUPANG, matatimor.net – Ada cara berbeda dalam memaknai Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day di wilayah Fatuleu Barat tahun ini. Alih-alih sekadar seremoni belaka, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Feteaser D. Tafetin,SH, memilih turun ke lapangan untuk menanam pohon sebagai wujud nyata kasih sayang terhadap bumi dan lingkungan.

​Bersama keluarga besar UPTD SMP Negeri 3 Fatuleu Barat, politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini melaksanakan aksi penanaman anakan pohon di dua lokasi strategis: pekarangan sekolah SMP Negeri 3 Fatuleu Barat dan di bantaran Kali Baimel, Kecamatan Fatuleu Barat.

Menanam untuk Masa Depan yang Aman

​Feteaser menekankan bahwa aksi ini merupakan investasi jangka panjang bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Mengingat wilayah tersebut tergolong daerah rawan bencana banjir, penghijauan menjadi langkah krusial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kita tinggal di daerah yang rawan bencana, khususnya banjir. Karena itu, harus ada pergerakan nyata untuk jangka panjang demi menjaga lingkungan yang tetap aman, asri, dan produktif bagi anak cucu kita,” ujar Anggota DPRD dari Dapil II Kabupaten Kupang tersebut.

Kombinasi Pohon Lindung dan Buah

​Dalam aksi tersebut, berbagai jenis anakan pohon ditanam dengan pertimbangan manfaat ekologis dan ekonomis, antara lain:

  • Mahoni: Sebagai pohon pelindung dan penahan erosi.
  • Mangga Arum Manis: Untuk ketahanan pangan dan nilai ekonomi.
  • Sukun: Sebagai tanaman produktif yang juga sangat baik untuk konservasi air.

Pesan Kasih Sayang dari Desa

​Feteaser mengajak generasi muda dan masyarakat luas untuk mulai peka terhadap kondisi alam di sekitar mereka. Menurutnya, momen Valentine adalah saat yang tepat untuk saling menopang dalam menciptakan suasana damai dan rukun.

​”Bertepatan dengan hari kasih sayang ini, mari kita saling menopang satu sama lain. Kita bangun masa depan daerah mulai dari desa dengan menjaga alam. Lingkungan yang sehat adalah fondasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya.

​Aksi ini diharapkan dapat memicu semangat kolektif di tengah masyarakat Fatuleu Barat agar lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup demi mencegah dampak buruk perubahan iklim dan bencana alam di masa depan.

Editor: Del Neonub

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version