PN Atambua Lakukan Pemeriksaan Setempat di Batas RI-RDTL

- Editorial Staff

Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:18 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

PN Atambua Melakukan Pemeriksaan Setempat di RI-RDTL dan dikawal ketat oleh Polsek Tastim.

Lahan milik Lusia funan yang berada tepat di belakang terminal perlintasan antar kedua negara RI-RDTL di dusun Beilaka, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur diduga telah dirampas oleh Maria Imelda Kolo (MIK) selaku tergugat.

Tidak ingin hak atas tanah yang berukuran kurang lebih 2 Ha tersebut dirampas oleh MIK, LF melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Atambua untuk mencari keadilan dan hak atas tanah tersebut.

Menanggapi gugatan tersebut PN Atambua gelar pemeriksaan setempat (PS) di lokasi guna memastikan kebenaran dan keberadaan obyek perkara dan dihadiri oleh masing-masing kuasa hukum dari pihak penggugat dan terggugat dan dikawal ketat oleh Kapolsek Tastim dan anggota yang tergabung dari Pos Pol Mota Ain, pada Rabu,26/10/2022.

Menurut Kuasa Hukum Lusia Funan (Penggugat), MA PUTRA DAPATALU,SH dan FERDI PEGHO,SH, lahan yang menjadi perkara itu adalah milik LF yang pada awal mulanya dihibahkan oleh ketua Suku Manulain kepada Barnabas Metak (Alm) selaku suami Lusia Funan untuk dikelola dan di kuasainya.

“Sejak tahun 1984 lahan tersebut dihibahkan oleh Kepala suku Manulain kepada Barnabas Metak untuk dikelola dan dikuasainya hingga 1997. Dan pada tahun 1999 Barnabas Metak meninggal dunia dan selanjutnya dikelola oleh istri LF istri sah alm. BM hingga tahun 2003, namun karena faktor usia yang mengakibatkan Lusia Funan sakit-sakitan sehingga lahan tersebut tidak lagi dikelola sehingga 2017 dengan diam-diam keluarga dari Barnabas Metak bersama BPN melakukan pengukuran hingga mengadakan sertifikat tanpa sepengetahuan LF” Ujar Putera, salah satu pengacara muda asal Belu ini.

Putera pun berharap yang mulia majelis dapat memproses sesuai hukum dan kebenaran serta keadilan bagi perkara perdata yang saat ini berjalan sehingga klienya dapat memperoleh apa yang menjadi haknya.

Kepada awak media ini, Majelis PN Atambua Yunus de Sejeli yang dikomfirmasi usai PS dan menurutnya Pemeriksaan setempat tersebut guna memastikan kebenaran dan keberadaan lahan yang diperkarakan itu.

“Pemeriksaan setempat ini merupakan bagian dari persidangan guna memastikan kebenaran dan keberadaan juga batas-batas dan luas lahan yang ada sesuai gugatan dan ini bukan untuk memutuskan siapa yang kalah dan siapa yang menang”

Lanjutnya, “pembuktian lebih lanjut nanti ada bukti surat, saksi-saksi hingga kesimpulan dan putusan” tutup Yunus.

Kapolsek Tasifeto Timur Ipda Mahrim , SH, bersama anggota gabungan baik dari Polsek maupun pos pol Batas Mota Ain yang berjumlah 10 orang, kepada media ini juga mengatakan pengaman dan pengawalan itu sudah menjadi bagian dan tanggung jawabnya untuk memberi dan memastikan keamanan kepada semua pihak yang hadir saat itu.

“Saya bersama anggota yang hadir disini untuk menjamin keamanan dan ketertiban bagi semua pihak baik itu dari, Pengadilan, BPN, penggugat, tergugat dan masyarakat sekitar yang hadir di lokasi ini dan selanjutnya itu hak pengadilan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku” tutup Mahrim.

Turut hadir majelis Pengadilan Negeri Atambua, BPN selaku turut tergugat, masing-masing penggugat dan tergugat bersama kuasa hukumnya, saksi-saksi, pemerintah desa setempat dan pihak keamanan (Polsek Tastim dan Pos Pol Mota Ain)EW

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Berita Terkait

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version