Kotbah Katolik Hari Minggu Biasa XIX

Perayaan Hari Raya Maria Diangkat Ke Surga

- Editor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 22:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Rm. Chris Taus, Pr – Paroki Santa Helena Lili – Camplong

matatimor. net -Setiap 15 Agustus, Liturgi Gereja merayakan Hari Raya Sta. Maria Assumpta, Maria diangkat ke surga. Paus Pius XII, yang mengumumkan Perayaan ini, 1 Nov 1950, menyebut bahwa: Maria yang tetap Perawan, setelah menyelesaikan hidupnya di dunia ini, diangkat ke surga dengan juga dan badannya.

Hal ini terjadi karena MARIA ADALAH WANITA PILIHAN ALLAH, yang disiapkan secara istimewa untuk mengambil peran penting dalam seluruh tata sejarah keselamatan Allah. Dengan status Wanita Pilihan Allah ini, sejak dalam rahim ibunya Sta. Anna, telah di -perlakukan secara istimewa dengan membebaskan Maria dari segala noda dosa/Maria immaculata, agar Maria kelak pantas menjadi ibu Penebus dosa Yesus Kristus. Dan selanjutnya Allah memelihara Maria dengan Rahmat demi Rahmat demi rencana keselamatan kita manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Kotbah Katolik Minggu Biasa X, 09 Juni 2024

MARIA DIANGKAT KE SURGA DENGAN JIWA DAN BADAN:

Dengan status sebagai ‘Wanita Pilihan Allah ‘Maria bekerja dengan segala Rahmat yang ia terima, ia siapkan diri untuk mengambil bagian dalam rencana keselamatan Allah. Setelah ia bebas dari noda dosa, Maria siapkan rahimnya untuk mengandung dan melahirkan Yesus Penebus dosa. Dan selanjutnya Maria siap dan setia mengikuti dan mendampingi Yesus dalam karya penebusanNya. Maka Maria adalah orang pertama dan khusus yang menerima Rahmat keselamatan yang Kristus peroleh bagi kita yaitu Maria di -angkat ke surga dengan utuh jiwa raganya. Karena itu juga KEMATIAN MARIA BERBEDA dengan Umat beriman kebanyakan yaitu bahwa sesudah kematiannya Maria SEGERA DI -ANGKAT KE SURGA DENGAN UTUH JIWA RAGANYA.

BACA JUGA  Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Selanjutnya Maria dappat mahkota di surga dengan kemuliaan surgawi. Maria sungguh mengalami kata-kata Elisabeth saudarinya: di -berkati engkau di antara segala wanita. Selanjutnya kata-kata pujian Elisabeth ini kepada Maria menjadi DOA ORANG BERIMAN SEPANJANG MASA. amen.

Maria sendri sadar dengan penuh iman mengakui perbuatan besar yang dikerjakan Allah dalam dirinya. Maka ia memuji Allah dalam Fiatnya. Kidung Maria. Aku mengagungkan Tuhan, hatiku bergembira, dst.

MARIA ADALAH ORG KUDUS PERTAMA.

Dengan peristiwa Maria diangkat ke surga, Maria bertahkta mulia di surga. Satu kepastian (salah satu dogma tentang Maria). Maka Maria adalah ORANG KUDUS PERTAMA DALAM GEREJA KATHOLIK sesudah itu St. Yosef mempelainya, setelah itu para rasul Yesus, dst.

Itulah sebabnya selalu menyebut nama Maria, St. Yosef mempelainya dalam Doa Syukur Agung di setiap perayaan Ekaristi. Paulus menulis dalam surat pertama kepada umat Korintus: mula-mula Kristus sebagai yang sulung dan kemudian mereka yang menjadi milikNya.

BACA JUGA  Mukjizat Kelimpahan: Dari Hati yang Tergerak Hingga Berkat yang Melimpah

GAMBARAN MARIA DIANGKAT KE SURGA..

Kitab Wahyu memberikan lukisan yang mulia dan Agung tentang wanita/Maria :

  • seorang wanita berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya
  • di atas kepalanya ada mahkota dengan bintang di bawah kakinya
  • ada ular berkepala 7, dan bertanduk 10.

Ular: karena ular, Hawa wanita pertama jatuh dalam dosa, karena Maria, Hawa Baru menginjak ular itu dengan tumitnya.

PESAN IMAN:

  1. Dengan di -angkat ke surga, Maria di -mahkotai dengan penuh Rahmat, maka Maria menjadi pemohon Rahmat yang unggul bagi kita.
  2. Maria teladan yang unggul dalam kesetiaan mengikuti Kristus, maka jika kita setia, kita akan mengalami kemuliaan di surga. Amen

MINGGU BIASA19
Perayaan Hari Raya Maria Assumpta
Wahyu,11,19,12,1-6,10
1Kor 15,20-26
Luk,1,39-56

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!