Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

- Redaktur

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Ketahanan Siber Pendidikan, Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Program Bug Bounty 2026

JAKARTA, matatimor.net – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan program Bug Bounty 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketahanan siber di sektor pendidikan nasional.

​Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam peluncurannya menyatakan bahwa perlindungan data di lingkungan pendidikan merupakan prioritas utama. Mengingat besarnya aset digital dan data pribadi guru serta siswa, kolaborasi dengan komunitas keamanan siber menjadi krusial.

BACA JUGA  Rakor Menpora dan PSSI Putuskan Kehadiran Penonton 75 Persen di Piala Presiden

​Melibatkan Partisipasi Publik

​Program Bug Bounty ini mengajak para peretas etis (ethical hackers), praktisi IT, hingga mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi. Para peserta ditantang untuk menemukan celah keamanan atau kerentanan dalam sistem informasi yang dikelola oleh kementerian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami menyadari bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab bersama. Melalui program ini, kami membuka ruang bagi talenta digital Indonesia untuk membantu kami mengamankan platform pendidikan dengan cara yang legal dan terstruktur,” ujar Abdul Mu’ti.

BACA JUGA  KKP Bongkar Sindikat Pemalsuan Dokumen Kapal Perikanan

​Skema Penghargaan dan Transparansi

​Bagi para peserta yang berhasil menemukan kerentanan valid, pemerintah telah menyiapkan berbagai bentuk apresiasi, mulai dari sertifikat penghargaan resmi hingga insentif finansial. Penilaian akan dilakukan berdasarkan tingkat risiko dan dampak dari kerentanan yang ditemukan.

​Peluncuran ini juga diharapkan dapat membangun budaya sadar siber di lingkungan sekolah dan instansi pendidikan. Dengan sistem yang lebih tangguh, proses belajar mengajar berbasis digital diharapkan dapat berjalan lebih aman dan nyaman tanpa bayang-bayang ancaman kebocoran data.

BACA JUGA  Peluang Kerja Konten Kreatif semakin Terbuka setelah Migrasi ke TV Digital

​Cara Mendaftar

​Informasi lebih lanjut mengenai syarat, ketentuan, dan pendaftaran program Bug Bounty 2026 dapat diakses melalui laman resmi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen.

Editor: Redaksi Matatimor.net

Sumber: InfoPublik.id

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Dugaan Cacat Prosedur Kasus PDAM Kupang Jadi Sorotan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:24 WITA

Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka

Berita Terbaru

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Belajar dari Thomas: Saat Keraguan Bertemu dengan Kerahiman Tuhan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:06 WITA

error: Content is protected !!