Dua Puluh Tahun Penantian, Kuasi Paroki Oemofa Resmi Jadi Paroki

Dua puluh tahun doa dan kesetiaan umat akhirnya dijawab Tuhan.

- Editor

Minggu, 21 Desember 2025 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oemofa — matatimor.net – Penantian panjang umat beriman di Kuasi Paroki Oemofa – Amabi Oefeto Timur, akhirnya berbuah sukacita. Setelah kurang lebih 20 tahun menanti, Kuasi Paroki Oemofa secara resmi diangkat statusnya menjadi Paroki, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Peristiwa bersejarah ini terjadi dalam Perayaan Ekaristi Minggu Adventus IV yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, dan dihadiri oleh seluruh umat, para suster dan tamu undangan. Pada akhir perayaan Ekaristi, umat dikejutkan dengan sebuah pengumuman istimewa yang menjadi puncak sukacita bersama.

Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, RD. Erick Fkun, membacakan Surat Keputusan Uskup Agung Kupang tentang pengangkatan status Kuasi Paroki Oemofa—yang sebelumnya merupakan kuasi dari Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina sebagai paroki induk—menjadi Paroki mandiri. Dalam Surat Keputusan itu juga, mengangkat dan menetapkan RD. Alex Kobesi yang sebelumnya menjadi Pastor kuasi Menjadi Pastor Paroki Sto. Gregorius Oemofa.

BACA JUGA  Polisi Yang Tembak Mati Buronan di Belu Ditahan di Polda NTT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukacita umat pun tak terbendung. Tepuk tangan panjang, sorak kegembiraan, dan tangis haru pecah di dalam gereja. Sejumlah umat tampak meneteskan air mata, terharu dan bersyukur karena penantian selama dua dekade akhirnya dijawab Tuhan.

Saat ini, Paroki Oemofa memiliki 259 Kepala Keluarga dengan jumlah 1.570 jiwa, yang tersebar di Pusat Paroki, Stasi Kenam, Kapela Aek, dan Kapela Muke. Jumlah umat dan wilayah pelayanan ini menjadi tanda pertumbuhan iman sekaligus tantangan pastoral ke depan.

Ketua Dewan Pastoral Paroki yang baru dilantik, Karolus Ton, mengungkapkan rasa syukur mendalam kepada Tuhan atas peristiwa berahmat tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yang Mulia Uskup Agung Kupang atas kepercayaan yang diberikan kepada umat Oemofa.

BACA JUGA  HATI-HATI PENIPUAN Terkait Diskon Listrik 50%

Ia menegaskan kesiapan dirinya bersama seluruh pengurus untuk bersinergi dengan pastor paroki dan seluruh umat demi menjaga, merawat, dan mengembangkan kehidupan iman di Paroki Oemofa.

Ketua DPP juga tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pastor Paroki Induk Sta. Maria Bunda Orang Miskin Noelmina, yang telah membantu Pastor Kuasi Oemofa selama ini.

Pengangkatan status Paroki Oemofa ini bukan sekadar keputusan administratif Gereja, melainkan tanda nyata penyertaan Tuhan atas perjalanan iman umat Oemofa, sekaligus awal baru untuk membangun Gereja yang semakin dewasa, mandiri, dan melayani.

BACA JUGA  Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Sebagai Informasi, perubahan status menjadi paroki ini menambah jumlah paroki Keuskupan Agung Kupang di Wilayah Kabupaten Kupang menjadi 11 Paroki diantaranya: 1) Paroki Sto. Simon Petrus Tarus, 2) Paroki Sta. Maria Fatima Taklale, 3) Paroki Sto. Yohanes Pemandi Buraen, 4) Paroki Sto. Stefanus Noehaen, 5) Paroki Sta. Maria Immaculata Batuna, 6) Paroki Sta. Helena Lili – Camplong, 7) Paroki Sta. Maria Bunda Orang Miskin Noelmina, 8) Paroki Sto. Petrus Pariti – Sulamu, 9) Paroki Sto. Stefanus Naikliu, 10) Paroki Sta. Maria Mater Dei Oepoli, 11) Paroki Sto. Gregorius Agung Oemofa.

foto-foto bisa dilihat di facebook kami: matatinor.net

editor : del beonub

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!