Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

- Editor

Senin, 25 Agustus 2025 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesiapan Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a Capai 90%

Kupang, 26 Agustus 2025 – matatimor.net – Panitia Festival Budaya Melas/Larik Riung dan Sagi So’a menyatakan persiapan acara sudah mencapai 90%. Festival ini akan berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Panitia Pentas Seni Budaya, Antonius Gili, menyampaikan langsung kepada awak media bahwa dua atraksi khas Kabupaten Ngada—saling cambuk (Larik) dari Riung dan tinju adat (Sagi So’a) dari So’a—telah memasuki tahap finalisasi teknis dan gladi bersih. Ia menambahkan, pertandingan Sagi So’a juga akan melibatkan komunitas budaya lain, seperti Ikatan Keluarga Besar Nagekeo-Kupang (Etu) dan Wolo Rowa (Sudu).

BACA JUGA  Lapas Atambua Bersama Kanim Atambua Gelar Upacara & Syukur HUT Kemenkumham RI Ke-78.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersyukur karena seluruh elemen masyarakat dan paguyuban sangat antusias. Kesiapan sudah 90%, dan kami optimis festival ini sukses,” kata Anton Gili.

Menurutnya, pembiayaan kegiatan ini berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp 30 juta, serta dukungan Paguyuban Ngada Diaspora di Kupang. Ia berharap festival ini tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.

“Festival ini kami rancang sebagai sarana edukasi budaya untuk generasi muda, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kuliner,” jelasnya.

BACA JUGA  Uskup Amboina : Pertobatan Tanpa Perubahan Adalah Sia-Sia.

Festival Kebudayaan di Taman Budaya

Tokoh adat asal So’a, Agustinus Loko, yang datang bersama timnya, mengaku bangga mendapat kesempatan tampil. Ia menilai partisipasi mereka sebagai bentuk tanggung jawab budaya.

Senada dengannya, budayawan Riung Sirilus Sungga memastikan tim Larik siap tampil. Rombongan mereka berjumlah sekitar 50 orang, termasuk tiga kelompok utama yang akan bertarung dan sejumlah pendukung.

“Larik atau Melas bukan sekadar pertunjukan fisik. Ada filosofi tentang kesuburan, ketahanan pangan, dan harmoni manusia dengan alam. Budaya ini wajib kita wariskan,” tegas Sirilus. Ia juga mengaitkan nilai budaya tersebut dengan upaya pengurangan stunting melalui pendekatan budaya.

BACA JUGA  Waduh, Ada Apa Anggota DPRD Belu Ini Meminta Ganti Kepsek SMPN Rinbesi Hat ?

Kepala Desa Lanamai 1, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, menyatakan dukungan penuh untuk festival ini. “Kami percaya budaya ini aset besar. Pemerintah provinsi harus serius mengembangkannya sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus sumber PAD,” ujarnya.

Pantauan media memperlihatkan tim Larik Riung dan Sagi So’a berlatih penuh semangat menjelang hari-H. Festival ini diprediksi berlangsung meriah sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal NTT, serta memperkuat kolaborasi budaya antar-daerah.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!