Dua Puluh Tahun Penantian, Kuasi Paroki Oemofa Resmi Jadi Paroki

Dua puluh tahun doa dan kesetiaan umat akhirnya dijawab Tuhan.

Oemofa — matatimor.net – Penantian panjang umat beriman di Kuasi Paroki Oemofa – Amabi Oefeto Timur, akhirnya berbuah sukacita. Setelah kurang lebih 20 tahun menanti, Kuasi Paroki Oemofa secara resmi diangkat statusnya menjadi Paroki, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Peristiwa bersejarah ini terjadi dalam Perayaan Ekaristi Minggu Adventus IV yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, dan dihadiri oleh seluruh umat, para suster dan tamu undangan. Pada akhir perayaan Ekaristi, umat dikejutkan dengan sebuah pengumuman istimewa yang menjadi puncak sukacita bersama.

Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Kupang, RD. Erick Fkun, membacakan Surat Keputusan Uskup Agung Kupang tentang pengangkatan status Kuasi Paroki Oemofa—yang sebelumnya merupakan kuasi dari Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina sebagai paroki induk—menjadi Paroki mandiri. Dalam Surat Keputusan itu juga, mengangkat dan menetapkan RD. Alex Kobesi yang sebelumnya menjadi Pastor kuasi Menjadi Pastor Paroki Sto. Gregorius Oemofa.

Sukacita umat pun tak terbendung. Tepuk tangan panjang, sorak kegembiraan, dan tangis haru pecah di dalam gereja. Sejumlah umat tampak meneteskan air mata, terharu dan bersyukur karena penantian selama dua dekade akhirnya dijawab Tuhan.

Saat ini, Paroki Oemofa memiliki 259 Kepala Keluarga dengan jumlah 1.570 jiwa, yang tersebar di Pusat Paroki, Stasi Kenam, Kapela Aek, dan Kapela Muke. Jumlah umat dan wilayah pelayanan ini menjadi tanda pertumbuhan iman sekaligus tantangan pastoral ke depan.

Ketua Dewan Pastoral Paroki yang baru dilantik, Karolus Ton, mengungkapkan rasa syukur mendalam kepada Tuhan atas peristiwa berahmat tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yang Mulia Uskup Agung Kupang atas kepercayaan yang diberikan kepada umat Oemofa.

Ia menegaskan kesiapan dirinya bersama seluruh pengurus untuk bersinergi dengan pastor paroki dan seluruh umat demi menjaga, merawat, dan mengembangkan kehidupan iman di Paroki Oemofa.

Ketua DPP juga tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pastor Paroki Induk Sta. Maria Bunda Orang Miskin Noelmina, yang telah membantu Pastor Kuasi Oemofa selama ini.

Pengangkatan status Paroki Oemofa ini bukan sekadar keputusan administratif Gereja, melainkan tanda nyata penyertaan Tuhan atas perjalanan iman umat Oemofa, sekaligus awal baru untuk membangun Gereja yang semakin dewasa, mandiri, dan melayani.

Sebagai Informasi, perubahan status menjadi paroki ini menambah jumlah paroki Keuskupan Agung Kupang di Wilayah Kabupaten Kupang menjadi 11 Paroki diantaranya: 1) Paroki Sto. Simon Petrus Tarus, 2) Paroki Sta. Maria Fatima Taklale, 3) Paroki Sto. Yohanes Pemandi Buraen, 4) Paroki Sto. Stefanus Noehaen, 5) Paroki Sta. Maria Immaculata Batuna, 6) Paroki Sta. Helena Lili – Camplong, 7) Paroki Sta. Maria Bunda Orang Miskin Noelmina, 8) Paroki Sto. Petrus Pariti – Sulamu, 9) Paroki Sto. Stefanus Naikliu, 10) Paroki Sta. Maria Mater Dei Oepoli, 11) Paroki Sto. Gregorius Agung Oemofa.

foto-foto bisa dilihat di facebook kami: matatinor.net

editor : del beonub