Terkait Penyelundupan 6,8 Ton Pupuk Bersubsidi ke Timor Leste, Ini Yang Sedang Dilakukan Penyidik Polres Belu

- Editor

Kamis, 20 Juli 2023 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Soal dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi yang lolos dari PLBN motaain masuk ke negara timor leste, kini masih dalam penyelidikan Satreskrim polres Belu.

Saat ini, Tim penyidik polres Belu sudah melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi sebanyak 6,8 ton yang berhasil lolos dari PLBN motaain dan berhasil diungkapkan oleh pihak karantina negara timor Leste.

Kasat reskrim Polres belu IPTU Djafar Awad Alkatiri saat dihubungi by phone menjelaskan, bahwa kini pihaknya masih melakukan penyelidikan soal kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi yang berhasil lolos dari pantauan pihak bea cukai Belu.

BACA JUGA  HATI-HATI PENIPUAN Terkait Diskon Listrik 50%

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” saat ini kita masih melakukan penyelidikan soal kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut,”tuturnya.

Dikatakan Kasatreskrim, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi kurang lebih 8 orang orang.

” dari 8 orang yang kita periksa baru sekedar saksi dan belum ditetapkan tersangka,”ujarnya.

Dari 8 orang yang diperiksa, lanjut Kasatreskrim, mulai dari pihak bea cukai, sopir pengangkut pupuk subsidi, hingga pihak dinas Pertanian Kabupaten belu.

BACA JUGA  Stunting Pada Anak Sebabkan Gangguan Kognitif dan IQ Rendah

Perlu diketahui, pada pemberitaan sebelumnya,pupuk subsidi tersebut diduga di selundupkan oleh Eksportir CV Donvina milik Joanico Dos Santos yang beralamat di Weliurai, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Inilah identitas pemilik yakni, Catarina Dos Santos, Haliwen, Kel Manumutin, Kecamatan Kota Atambua dan Celestina Monteiro Deus, warga Haliwen, Belu, NTT, Indonesia.

Berikut ini identitas lima orang pengemudi yang mengangkut pupuk bersubsidi masuk ke Negara Timor Leste:

  1. Jefri Martins Tadoe, pengemudi mobil DH 8703 EG.
  2. Ruben Paulinus Soares. Pengemudi mobil DH 8606 EE.
  3. Wilherme Gonsalves, pemgemudi mobil DH 8795 EG,
  4. Aderito Goncalves, pengemudi mobil DH 8814 EG dan
  5. Leonel Dasilva Borges pengemudi mobil DH 8845 EG.
BACA JUGA  Hampir Berulang Tahun, Korban Seroja di Belu sudah dua kali Mengungsi

Berikut jenis pupuk bersubsidi dan non subsidi yang diselundup diantaranya, pupuk urea 75 Karung (berubsidi) dan pupuk Sp26 61 karung (non subsidi).

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Bahasa, Doa, dan Komunikasi: Jalan Menuju Persatuan dalam Kristus

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:58 WITA

OPINI

OPINI: Koperasi di NTT, Menyejahterakan? ATAU?

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:49 WITA

error: Content is protected !!