Terkait Penyelundupan 6,8 Ton Pupuk Bersubsidi ke Timor Leste, Ini Yang Sedang Dilakukan Penyidik Polres Belu

- Editor

Kamis, 20 Juli 2023 - 13:39 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Soal dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi yang lolos dari PLBN motaain masuk ke negara timor leste, kini masih dalam penyelidikan Satreskrim polres Belu.

Saat ini, Tim penyidik polres Belu sudah melakukan pemeriksaan saksi terkait dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi sebanyak 6,8 ton yang berhasil lolos dari PLBN motaain dan berhasil diungkapkan oleh pihak karantina negara timor Leste.

Kasat reskrim Polres belu IPTU Djafar Awad Alkatiri saat dihubungi by phone menjelaskan, bahwa kini pihaknya masih melakukan penyelidikan soal kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi yang berhasil lolos dari pantauan pihak bea cukai Belu.

” saat ini kita masih melakukan penyelidikan soal kasus dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut,”tuturnya.

Dikatakan Kasatreskrim, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi kurang lebih 8 orang orang.

” dari 8 orang yang kita periksa baru sekedar saksi dan belum ditetapkan tersangka,”ujarnya.

Dari 8 orang yang diperiksa, lanjut Kasatreskrim, mulai dari pihak bea cukai, sopir pengangkut pupuk subsidi, hingga pihak dinas Pertanian Kabupaten belu.

Perlu diketahui, pada pemberitaan sebelumnya,pupuk subsidi tersebut diduga di selundupkan oleh Eksportir CV Donvina milik Joanico Dos Santos yang beralamat di Weliurai, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Inilah identitas pemilik yakni, Catarina Dos Santos, Haliwen, Kel Manumutin, Kecamatan Kota Atambua dan Celestina Monteiro Deus, warga Haliwen, Belu, NTT, Indonesia.

Berikut ini identitas lima orang pengemudi yang mengangkut pupuk bersubsidi masuk ke Negara Timor Leste:

  1. Jefri Martins Tadoe, pengemudi mobil DH 8703 EG.
  2. Ruben Paulinus Soares. Pengemudi mobil DH 8606 EE.
  3. Wilherme Gonsalves, pemgemudi mobil DH 8795 EG,
  4. Aderito Goncalves, pengemudi mobil DH 8814 EG dan
  5. Leonel Dasilva Borges pengemudi mobil DH 8845 EG.

Berikut jenis pupuk bersubsidi dan non subsidi yang diselundup diantaranya, pupuk urea 75 Karung (berubsidi) dan pupuk Sp26 61 karung (non subsidi).

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version