Renungan Katolik Minggu 06 / 11 / 2022

- Editor

Sabtu, 5 November 2022 - 07:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Renungan Katolik Minggu 06 November 2022 Oleh RD. Jhon Chris Taus

Dalam masyarakat Yahudi ada kelompok-kelompom elit seperti imam kepala, ahli taurat dan farisi, herodian, Sanhedrin dan Saduki.

Kelompok-kelompok ini yang sering datang kepada Yesus dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yangg tujuannya untuk menjebak Yesus dengan ajaranNya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imam-imam kepala tentang asal-usul Yesus dan kuasa mengajar. Herodian tentang soal bayar pajak.

Sanhedrin tentang hukum dan Saduki tentang kebangkitan sesudah kematian. Kaum Saduki inilah yang menjadi pokok ajaran Yesus dlm Injil mggu ini.

Tentang Kaum Saduki : adalah kelompok orang kaya, tuan tanah, bangsawan.

Mereka hidup mewah dan kelimpahan. Karena hidup dengan kelimpahan kekayaan harta dunia, maka mereka tidak pusing peduli dengan hidup yang akan datang.

BACA JUGA  Kotbah Minggu Paskah II / Minggu Kerahiman Ilahi

Mereka sangat happy menikmati hidup sekarang. Hidup hanya saat ini dan sekarang ini di sini.

Karena itu cara pandang mereka tentang agama sangat MATERIALISTIS DINIAWI. Yaitu mereka tidak percaya akan kebangkitan orang mati, dan adanya malaikat-malaikat, juga tidak percaya adanya hidup yang kekal.

Lebih buruk lagi tidak percaya kepada Yesus Kristus yang telah bangkit.

Dengan latar belakang ini mereka datang kepada Yesus dengan bertanya tentang kebangkitan sesudah kematian, dengan mengutip teks Taurat Musa : …jika seorang mempunyai saudara laki-laki, mati, sedang istrinya masih ada, tetapi tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan perempuan itu untuk membangkitkan keturunan.

BACA JUGA  Keluarkanlah dahulu balok dalam matamu! - Kotbah Katolik

Selanjutnya mereka mengajukan satu kasus : ada 7 orang bersaudara yang pertama kawin dengan seorang perempuan, lalu mati tidak meniggalkan anak, lalu perempuan itu dikawini oleh yang kedua dan akhir semua saudara itu, dan mereka semua mati dengan tidak menggalkan anak, akhirnya perempuan itu juga mati.

Nah, siapakah diantara orang itu yang menjadi suaminya pada hari kebangkitan?

Sebab semua kawin dengan perempuan itu.

Jawab Yesus : orang-orang dunia ini KAWIN DAN DIKAWINKAN, tetapi kelak TIDAK ADA KAWIN DAN DIKAWINKAN sebab mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah, Karena mereka telah dibangkitkan.

BACA JUGA  Renungan Katolik Minggu 17 Juli 2022 || Minggu Biasa XVI

Dalam kitab Makabe dikisahkan bahwa ada 7 orang bersaudara dengan ibunya, mereka rela menerima hukum rajam ketika dipaksa raja makan daging babi haram.

Karena mereka percaya, Tuhan raja semesta alam akan MEMBANGKIT MEREKA UNTUK HIDUP YG KEKAL.

Saudara/i, dengan jawaban Yesus ada hidup sesudah kematian tetapi hidup sesudah kematian sangat lain daripada hidup yang sekarang, tidak ada lagi kawin dan dikawinkan.

Krn kita hidup seperti malaikat-malaikat, dan hanya orang-orang yang dianggap layak.

Semoga kita semua adalah orang-orang yang dianggap layak masuk kebangkitan dan hidup yg kekal. Amen

Minggu Biasa 32

2 Makabe 7:1-2,9-14

Luk. 20:27-38

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Bertobat dan Kembali kepada Tuhan: Jalan Menuju Keselamatan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:31 WITA

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WITA

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Berita Terbaru

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!