Iman Sebesar Biji Sesawi: Benarkah Bisa Mengalahkan yang Mustahil?”

Jangan Cari Pujian, Jadilah Hamba!

- Editor

Jumat, 3 Oktober 2025 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iman yang Menguatkan di Jalan Salib

Yesus sering mengajar para rasul-Nya tentang Kerajaan Allah secara khusus, mengenai hal-hal yang Yesus tahu bahwa mereka belum sepenuhnya mengerti. Kadang melalui cerita, ajaran, atau perumpamaan.

Dalam Injil hari ini, Yesus mengingatkan para rasul tentang bahaya penyesatan. Mendengar hal itu, para rasul memohon kepada-Nya:

“Tambahkanlah iman kami!”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yesus pun menjawab:

“Sekiranya kamu memiliki iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: ‘Terbantunlah engkau ke laut,’ maka pohon itu akan taat kepadamu.”

Apa itu iman? Kitab Ibrani 11:1 menjelaskan:

“Iman adalah dasar dari segala yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Dengan ini, Yesus menunjukkan rahasia kekuatan iman: iman mampu mengubah yang mustahil menjadi mungkin. Bahkan kekuatan alam pun tunduk kepada kuasa iman. Sungguh luar biasa hidup dalam iman!

BACA JUGA  Kecamatan Kupang Timur, Mulai Menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 3.

Perumpamaan tentang Hamba yang Taat

Setelah berbicara tentang ajaran sesat, Yesus melanjutkan pengajaran-Nya dengan perumpamaan tentang seorang hamba yang taat sempurna kepada tuannya.

Seorang hamba sepenuhnya menyerahkan hidupnya kepada kuasa tuannya. Begitu pula seorang murid Kristus: hidupnya harus diserahkan sepenuhnya kepada kehendak Allah.

Yesus sendiri adalah Hamba Allah yang taat dan setia, yang menyerahkan diri-Nya secara utuh kepada rencana Bapa. Ia datang bukan untuk melakukan kehendak-Nya sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus-Nya: menyelamatkan manusia melalui jalan penderitaan dan salib.

BACA JUGA  Pertempuran di Timor, 1942

Inilah jalan hidup para rasul dan setiap pengikut Kristus. Karena itu Yesus berkata:

“Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: ‘Kami hanyalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan.’” (Lukas 17:10)

Artinya, seorang hamba Allah tidak membutuhkan pujian atau penghargaan dari manusia. Sebab Allah Bapa yang melihat di tempat tersembunyi akan memberikan ganjaran berlipat ganda.

Yesus, yang setia dan taat sempurna, akhirnya dimuliakan Bapa melalui kebangkitan-Nya yang jaya. Jalan penderitaan dan salib memang berat, tetapi itulah jalan menuju kemuliaan kekal.

BACA JUGA  Mencegah Bola Liar Isu Pemotongan TPP Guru di Kabupaten Kupang (Catatan Redaksi)

Keluhan Nabi Habakuk

Nabi Habakuk pernah mengeluh kepada Allah dalam penderitaannya. Ia merasa ditinggalkan:

“Berapa lama lagi aku harus berseru kepada-Mu?”

Namun Allah menjawab:

“Orang yang benar akan hidup oleh imannya.” (Habakuk 2:4)

Imanlah yang menjadi dasar perjuangan hidup, apa pun situasinya. Allah selalu menjadi andalan dan penolong kita.

Pesan Iman

  1. Jalan penderitaan dan salib adalah jalan hidup setiap pengikut Kristus. Siapa yang setia akan menerima pahala iman: kemuliaan kekal di surga.
  2. Jalani hidupmu apa pun keadaannya dengan mempercayakan diri sepenuhnya kepada Allah, karena Allah adalah andalan dan penolongmu.

Amin.

Bacaan Liturgi Minggu Biasa ke-27

Habakuk 1:2–3; 2:2–4

Lukas 17:5–10

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal
Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta
Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:34 WITA

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Berita Terbaru

Gambar oleh: matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

Gambar oleh: matatimor.net

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

Oplus_131072

INSPIRASI

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Senin, 1 Jun 2026 - 08:49 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

error: Content is protected !!