Peduli Akan Alam, Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Adakan Aksi Tanam Pohon di Sepanjang Perbatasan RI-RDTL

- Editor

Selasa, 9 Januari 2024 - 01:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belu, News.Matatimor – Net : Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY (Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P.), guna memanfaatkan musim hujan Dansatgas memerintahkan jajaran Kipam I s.d Kipam III untuk gencar melaksanakan aksi tanam pohon di daerah rawan longsor dan banjir di sepanjang perbatasan RI-RDTL, senin 08/01/2024

Aksi tanam pohon tersebut bagian dari kepedulian Satgas untuk menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan disepanjang perbatasan negara RI-RDTL.

Dari hasil pantauan Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P. (Dansatgas), yang melihat langsung kondisi alam disepanjang perbatasan RI-RDTL Sektor Timur. Bahwa Pilar Batas Negara (PBN) yang menjadi tanggung jawab 20 Pos Satgas yang tergelar mulai dari Pos Motaain Kabupaten Belu sampai dengan Pos Motamasin Kabupaten Malaka rata-rata berada dipinggir kali yang manjadi pembatas wilayah negara RI dengan RDTL dan hilangnya pilar batas negara tersebut rata-rata disebabkan oleh gerusan banjir.

Guna mencegah hal itu, Mayor Inf Trijuang Danarjati, S.A.P., Perintahkan Para Dankipam untuk gencar melaksanakan aksi tanam pohon yang salah satu tujuannya adalah untuk mencegah banjir yang menggerus PBN.

Dibulan Desember 2023, jajaran Kipam II dan Kipam III Satgas Yonif 742/SWY sudah menanam 1365 pohon berbagai jenis, dan diawal Januari 2024 Pos Laktutus Kipam III, kembali melaksanakan aksi tanam pohon jeruk bersama masyarakat umat Gereja Hati Kudus Yesus Laktutus bertempat di kebun Gereja Laktutus di Dusun Lahoan Desa Fohoeka Kecamatan Nanaet Dua Besi pada senin 08 januari 2024.

BACA JUGA  Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem, PJ Wali kota Kupang Dan Rektor Undana Menanam Bakau

Danpos Laktutus Lettu Inf Muhlis mengungkapkan bahwa di awal tahun 2024, aksi penanaman pohon kembali dilakukan sebagai bentuk kepedulian akan alam dan jenis pohon yang ditanam merupakan pohon jeruk tepatnya di lingkungan Gereja Paroki Laktutus.

Awali tahun 2024 kami memulai kembali aksi tanam pohon, namun pohon yang kami tanam kali ini bersama warga umat Gereja Laktutus adalah pohon buah yaitu jenis jeruk. Ungkap Danpos Laktutus

BACA JUGA  Presiden : PPKM Dicabut, Bansos Tetap Berlanjut

Pohon jeruk kami tanam di kebun sekitar gereja agar perawatan dan pengawasannya lebih mudah dan nantinya jeruk ini bisa dikonsumsi bersama oleh warga sekitar khususnya umat Gereja Paroki Laktutus. Tambahnya

Kegiatan tanam pohon sebagai bentuk kepedulian satgas terhadap kelestarian alam dan lingkungan sekitar, harapannya dengan banyaknya pohon di daerah perbatasan akan mencegah terjadi longsor dan banjir serta kegiatan ini bagian dari menjaga keseimbangan ekosistem yang ada, disisilain pohon merupakan paru-paru dunia yang harus kita jaga sepanjang masa. Tutup Lettu Inf Muhlis (Danpos Laktutus

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 00:05 WITA

Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!