Harga BBM Pertalite di Penjual Eceran Naik Rp.12.000/ Liter.

- Editor

Selasa, 13 September 2022 - 06:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OelamasiMatatimor.net – Harga BBM pertalite di penjual eceran naik menjadi Rp12.000 per liter. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga pertalite yang dijual di SPBU resmi Pertamina Rp10.000 per liter.

Foto: Penjual BBM Eceran di Seputaran Oesao. (Aswin/matatimor.net)

Sebelumnya, Pemerintah menyampaikan kenaikan harga BBM bersubsidi. Bahwa harga Pertalite, Pertamax, Solar resmi naik mulai hari sabtu 3 September 2022

Harga BBM Pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter.

BACA JUGA  Menyongsong KTT ASEAN di Labuan Bajo, Polri Siapkan 2.627 Personel dan 8 Satgas Pengamanan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah melakukan penyesuaian BBM subsidi Pertalite dari Rp7.650 jadi Rp10 ribu. Untuk Pertamax dari Rp12.500 jadi Rp14.500. Sementara untuk harga Solar dari Rp5.150 jadi Rp6.800. BBM ini mulai berlaku setelah di umumkan Pemerintah, Sabtu 3 September 2022 di Seluruh Indonesia.

Usai harga pertalite naik jadi Rp10.000 per liter. Penjual Eceran juga menaikkan harga pertalite menjadi Rp12.000 per liter dari sebelumnya Rp10.000 per liter.

BACA JUGA  Dibuka Sampai akhir Maret, Ini Cara Daftar Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Satuan Pendidikan

Pemantauan matatimor.net di beberapa lokasi di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Pertalite jadi Rp12.000,” kata salah satu seorang penjual bensin eceran di kawasan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Selasa (13/9/2022).

Tak hanya harga pertalite, Kemungkinan harga Pertamax dan Solar yang dijual di penjual eceran juga harga pastinya naik.

BACA JUGA  PPK Raimanuk Tetap Distribusikan Logistik Pemilu Meski Cuaca Buruk

Biasanya memang harga pertalite dan pertamax yang dijual di penjual eceran lebih mahal dibandingkan di SPBU resmi Pertamina. Hal ini dilakukan penjual bensin eceran untuk mendapatkan untung yang lebih karena letak posisinya terkadang membantu pengendara roda dua untuk lebih cepat mengisi bensin meski harga terbilang lebih mahal.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Kamis, 23 April 2026 - 06:32 WITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Janji Roh Kebenaran: Penyertaan Allah yang Kekal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:58 WITA

Kotbah Katolik Minggu Paskah V - Gambar Komsos Paroki Camplong

MATA BERITA

Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:32 WITA

Kotbah Minggu Paskah IV - Hari Minggu Panggilan, Gambar: redaksi matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Yesus Sang Gembala Baik dan Minggu Panggilan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:52 WITA

MATA BERITA

FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM

Kamis, 23 Apr 2026 - 06:32 WITA

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

error: Content is protected !!