Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAMBUA – Cahaya obor berpendar hangat di halaman Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Anugerah Atambua pada Sabtu sore (28/3/2026). Ratusan pemuda, tokoh lintas agama, dan masyarakat berkumpul, menyatukan langkah untuk satu tujuan: menyalakan pesan damai dari batas negeri.

Bupati Belu, Willybrodus Lay, secara resmi melepas peserta Festival Obor Perdamaian. Baginya, perayaan Paskah tahun ini melampaui tradisi rohani, yakni menjadi ruang nyata untuk merawat kerukunan di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.

BACA JUGA  Laporan Kades Telat, Korban Kebakaran di Manleten Telantar

“Atambua bukan sekadar kota perbatasan, tapi rumah bagi persahabatan, sesuai filosofi nama Belu yang berarti sahabat,” ujar Willybrodus. Ia menegaskan bahwa melalui momentum ini, semangat toleransi dari tanah Belu harus bergaung hingga ke seluruh penjuru Indonesia dan dunia.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

Refleksi dan Aksi Nyata Lebih dari sekadar seremonial, Bupati menekankan bahwa api obor adalah simbol cahaya kasih Kristus yang harus tetap menyala di hati setiap warga. Ia juga mendorong kaum muda untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah sebagai wajah terdepan Indonesia.

BACA JUGA  Kapolres Belu Rasa Bupati di HUT-RI ke 78, Warga Haliwen : Kami Merasa Dianak Tirikan PemKab

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia, Simson Polin, menekankan bahwa Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 adalah bukti bahwa api Injil tetap berkobar di tanah Timur. Mengutip Roma 12:11 dari Kitab Suci, ia mengajak pemuda untuk terus “menyala-nyala” dalam melayani dan membawa perubahan bagi bangsa.

Prosesi yang Menggetarkan Rangkaian festival tahun ini dikemas dengan mendalam, meliputi:

  1. Penyalaan Obor Perdamaian sebagai awal pesan damai.
  2. Prosesi Galilea, napak tilas perjumpaan dengan Kristus yang bangkit.
  3. Prosesi Paskah sebagai puncak ungkapan syukur.
BACA JUGA  Cara hapus Halaman Kosong di Word dengan Mudah

Menariknya, Bupati Belu berharap di masa depan festival ini dapat melibatkan wilayah Malaka, TTU, hingga Timor Leste, guna mempererat persaudaraan lintas batas dan menjadikan perbatasan sebagai jembatan persahabatan, bukan pemisah.

InfoPublik

Facebook Coment

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Senin, 1 Juni 2026 - 08:49 WITA

Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Berita Terbaru

Gambar dokumentasi dan olahan matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Gandum dan Lalang: Meneladani Kesabaran Allah yang Tanpa Batas

Sabtu, 18 Jul 2026 - 09:11 WITA

Gambar dibuat dengan GeminiAI (prompt oleh del neonub)

OPINI

Final Piala Dunia 2026: Takdir Sejarah vs. Kekuatan Devosi

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:45 WITA

Foto oleh matatimor

KOTBAH & RENUNGAN

Kekuatan Sabda Allah dan Tanggung Jawab Iman Kita

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:48 WITA

Grafis oleh matatimor.net

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Kedamaian yang Hilang di Tengah Hidup Sehari-hari

Sabtu, 4 Jul 2026 - 07:54 WITA

error: Content is protected !!