Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem, PJ Wali kota Kupang Dan Rektor Undana Menanam Bakau

- Editor

Jumat, 26 Mei 2023 - 22:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang, News.Matatimor – Net : Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, SH, bersama Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, beserta jajaran menanam bakau di pesisir Pantai Oesapa, 26/05/2023.

Penanaman bakau dalam rangka pemulihan lingkungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem itu melibatkan ASN dari Dinas Perikanan Kota Kupang, para mahasiswa Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan Undana serta siswa-siswi SD dan warga sekitar lokasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, Wakil Rektor Undana Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Drs. Paul G. Tamelan, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kota Kupang, Ejbens H.D.S. Doeka, S.Sos, M.Si serta Lurah Oesapa, Kiai Kia, A.Md, beserta jajaran.

Penjabat Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Undana yang sudah membuktikan komitmennya mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Kota Kupang selama ini. Penanaman bakau kali ini menurutnya tidak hanya bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem tapi juga untuk melindungi warga di pesisir pantai Oesapa dari bahaya abrasi.

George juga menambahkan selain menanam bakau akan dilakukan aksi bersih pantai, memungut sampah bersama warga dan siswa-siswi SD di pesisir pantai sekitar lokasi hutan bakau Oesapa.

Menurutnya, kebersihan lingkungan penting, selain untuk keindahan, kebersihan juga merupakan bagian dari iman. Karena itu dia berharap warga sekitar juga ikut terlibat dalam aksi bersih pantai tersebut.

BACA JUGA  Bupati Malaka Hadir di Tengah Keluarga Korban Banjir

Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, pada kesempatan yang sama menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Undana berdampak yang sudah disepakati dalam pertemuan bersama seluruh jajaran Pemkot Kupang beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini menurutnya membuktikan bahwa Undana tidak saja mengajarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi tapi juga harus keluar dari kampus dan bermanfaat dengan membantu pemerintah daerah setempat dalam mengatasi berbagai persoalan.

Senada dengan Penjabat Wali Kota, Rektor juga mengakui upaya penanganan sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi semua pihak termasuk masyarakat sekitar.

Untuk itu menurutnya aspek edukasi kepada masyarakat penting. Karenanya dalam kegiatan seperti ini mereka selalu melibatkan para mahasiswa sebagai generasi penerus, sehingga peran perguruan tinggi tidak hanya sekedar transfer knowledge tapi juga untuk peningkatan karakter para peserta didik.

BACA JUGA  Bersinergi Menjaga Perbatasan RI - RDTL, Polsubsektor Lakmaras bersama TNI dan UPF Timor Leste Gelar Patroli Perbatasan

Wakil Dekan Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan Undana Kupang, Dr. Franchy Christian Liufeto, S. Pi, M.Si, menambahkan kegiatan penanaman bakau hari ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang sebelumnya sudah disepakati antara Pemkot Kupang dan Undana.

Diakuinya, kegiatan ini merupakan inisiasi dari dosen-dosen muda dan mahasiswa yang melakukan pembibitan bakau dan rehabilitasi di kawasan yang perlu ditanam, untuk menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitar serta mencegah abrasi yang mengancam pemukiman warga pesisir.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia
Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim
Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar
Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup
Starlink Masuk Desa: SMPN 1 Fatuleu Barat Libas Kendala Sinyal saat TKA
Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026
Atambua Menyala! Festival Obor Perdamaian 2026: Pesan Toleransi dari Tapal Batas untuk Dunia
Kasus Dana BOS SMAN 3 Kupang: Menanti Gelar Perkara Penetapan Tersangka
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:55 WITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 08:35 WITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 05:02 WITA

Komisi X DPR Usul Gaji Minimal Guru Rp 5 Juta, Bonnie Triyana: Anggaran Kita Cukup

Rabu, 8 April 2026 - 13:41 WITA

Cegah Kebocoran Data, Kemendikdasmen Luncurkan Program Bug Bounty 2026

Berita Terbaru

Desain Oleh: Tim Kreatif matatimor.net

MATA BERITA

Menkomdigi: Adopsi AI Berpotensi Sumbang 3,67 Persen PDB Indonesia

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:55 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Menemukan Tuhan dalam Keseharian

Sabtu, 18 Apr 2026 - 06:16 WITA

Indografis oleh matatimor.net

MATA BERITA

Ancaman El Nino 2026, BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan Ekstrim

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:35 WITA

Indografis by matatimor.net

MATA BERITA

Proyek Revitalisasi Sekolah di NTT, Anggaran Capai Rp589 Miliar

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:15 WITA

error: Content is protected !!