Satgas Yonif RK 744/SYB Serahkan Sejumlah Bukti Penyelundupan ke Bea Cukai Atambua

- Editor

Jumat, 29 September 2023 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Menjelang akhir penugasan semakin banyak celah bagi oknum-oknum nakal yang berbuat kecurangan di area perbatasan RI – RDTL.

Namun demikian Satgas Yonif RK 744/SYB tetap waspada sampai akhir dan banyak melakukan penggagalan yang saat ini hasil penggagalan penyelundupan tersebut diserahkan Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Yudhi Yahya, S.H., dalam keterangan tertulisnya di Mako Satgas, Belu, Nusa Tenggara Timur, Jum’at 29/09/2023

BACA JUGA  Tokoh Adat Pemekaran Desa Naekasa & Bakustulama datangi Komisi I DPRD BELU

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

ads

MURAH! Hubungi 08113810024

“Beberapa kejadian penyelundupan menjelang kita purna, berhasil kita gagalkan, dan kita serahkan ke Bea Cukai hari ini“ Ujarnya

Dijelaskan Dansatgas, bahwa penyerahan barang bukti ke Bea Cukai Atambua yang dilakukan di Mako Satgas pada hari ini, merupakan hasil dari penggagalan penyelundupan yang dilakukan oleh Satgas menjelang akhir penugasan di area perbatasan.

BACA JUGA  Daftar Residen Kolonial Belanda di Timor sejak Abad 16

Ia menambahkan, adapun barang bukti yang diserahkan ke Bea Cukai Atambua pada hari ini yaitu:

  1. BBM Jenis Minyak Tanah 213 Jerigen Jumlah 4.340 Liter
  2. BBM Jenis Pertalite empat Jerigen Jumlah 120 Liter
  3. BBM Jenis Solar 5 Jerigen 150 Liter
  4. Sembilan Slov rokok merk Inno
  5. Delapan Slov rokok merk Baja
  6. Empat Karung tembako sek dan 1 karung Plastik pembungkus
  7. Satu unit SPM merk Honda beat nopol DH 4570 HY
  8. Satu Unit SPM merk Honda Verza tanpa nopol
  9. 2 Unit sepeda motor merk Yamaha Vixion Nopol dan 1 Unit merk Honda Verza Nopol A 6219 XO
  10. Satu unit mesin perahu merk Yamaha 15 PK
  11. Dua Karung kayu cendana.
BACA JUGA  PN Atambua Lakukan Pemeriksaan Setempat di Batas RI-RDTL

“Kami selalu tingkatkan kewaspadaan kami meskipun jelang akhir penugasan, hal tersebut merupakan perintah dari pimpinan” tutupnya. (Pen Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB).

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup
Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN
Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti
Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:37 WITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Sabtu, 5 September 2026 - 07:38 WITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:03 WITA

Paus Tunjuk Mgr. Walter Erbì sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan ASEAN

Senin, 29 Juni 2026 - 20:16 WITA

Jejak Iman Sejak 1942: Uskup Agung Kupang Disambut Adat Lamaholot pada HUT ke-30 Paroki Pariti

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

BERITA

19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:37 WITA

Iman & Gereja

Mengampuni Tanpa Batas: Jalan Menuju Damai dan Belaskasih Allah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 08:08 WITA

BERITA

Saling Menegur dalam Kasih: Jalan Menuju Kesucian Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 07:38 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Mengikuti Yesus: Jalan Salib Menuju Mahkota Kemuliaan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!