Uskup Amboina : Pertobatan Tanpa Perubahan Adalah Sia-Sia.

- Editor

Minggu, 25 September 2022 - 21:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : indonesia.go.id

Foto : indonesia.go.id

Tual, MatatimorNews – Uskup Diosis Amboina, Monsinyur (Mgr) Seno Ngutra, menegaskan, Pertobatan tanpa perubahan adalah sia-sia.

Penegasan ini disampaikan Mgr.Seno Ngutra dalam khotbah misa pembukaan Pesparani Katolik ke-IV Provinsi Maluku Tahun 2022 di Lapangan Lodar El Kota Tual,bumi larvul ngabal, Minggu (25/9/2022).

Uskup jelaskan, Pesta paduan suara hendaknya menjadi kesempatan untuk merintis pertobatan hati dan pertobatan batin.“Yang terpenting dalam lomba Paduan Suara Gerejani (Pesparani) bukan juara. Tetapi nyanyian yang dikumandangkan akan terus bergema dalam hatimu sehingga memberikan penghiburan dan kesejukan kepada banyak orang,” ungkap Uskup.

BACA JUGA  Siapa Elya Myron ?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertobatan yang sesungguhnya harus mendatangkan perubahan. Harus berbuah dalam hidup kita.

Ketika kita bertobat maka hendaklah pertobatan itu berbuah dalam menolong orang lain, mengunjungi yang sakit, memberikan kepada yang miskin, memberikan bantuan dan pertolongan kepada orang lain.

Uskup tegaskan, pertobatan tanpa perubahan adalah sia-sia. Karena itu bertobat harus berwujud dalam perubahan dan percayalah pertobatan itu akan menghasilkan buah-buah kebaikan didalam hidupmu.

Selanjutnya, kiranya pesta paduan suara ini seperti para malaikat surgawi menghibur Lasarus, maka hendaklah suara-suara yang kita kumandangkan tidak hanya di sini, di kota ini tapi juga di kota dan kabupaten, di desa, stasi dan Paroki.

BACA JUGA  Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Panglima TNI Yudo Margono 

Dimanapun kita berada hendaknya nyanyian-nyanyian kita itu akan mendatangkan sukacita, penghiburan, kegembiraan bagi orang lain.

Percayalah bahwa anda sekalian yang hadir di tempat ini dipanggil, dipilih oleh Allah secara khusus untuk mendendangkan nyanyian Sukacita nyanyian kegembiraan baik lewat kata maupun dalam tarian, dalam perbuatan setiap hari sehingga yang dirasakan oleh orang yang melihat tarianmu, yang mendengar suara nyanyian mu, di sana dihati mereka ada sukacita dan kegembiraan.

BACA JUGA  Pulang dari Kebun, Pasutri di Fatbar Terseret Banjir

Jangan pernah takut dan cemas. Percayalah bahwa Tuhan yang memanggil dan memilihmu. Dia jugalah yang akan melengkapi dan menyempurnakanmu dalam tugas, dalam pelayanan, dalam pengabdian.

“Terutama dalam setiap lagu dan kegiatan yang anda buat dan dendangkan dalam kehidupan Dimanapun kamu berada,” pesan Mgr.Seno Ngutra.

(MC.Maluku Tenggara/Adolof Labetubun/toeb)

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30
Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani
25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah
Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:57 WITA

Tiga Sakramen, Satu Keluarga, dan Sejuta Sukacita di Minggu Biasa Ke-30

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:52 WITA

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!