Tim YRPI-NTT Jemput Pasien di Malaka & Belu

- Editor

Kamis, 8 September 2022 - 04:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Yayasan Ruang Pasien Indonesia (YRPI) NTT menjemput Beberapa Pasien di Wilayah Malaka-Belu

Atambua – news.matatimor.net – Kamis 08/09/2022 – Yayasan Ruang Pasien Indonesia (YRPI) NTT salah satu yayasan kemanusiaan yang berdiri sejak tahun 2018, didirikan oleh Bambang Kuncoro selaku ketua yayasan dan Yuni Rahayu selaku pembina. Yayasan tersebut sudah menjangkau ke seluruh pelosok Indonesia.

Adapun visi dan misi berdirinya yayasan tersebut yaitu:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Visi : “Menjadai fasilitator dalam pendampingan pasien dengan memberikan pelayanan kesehatan secara holistik yang terbaik dan terpercaya di indonesia”

Misi

  1. Memberikan pendampingan terhadap pasien secara terpadu baik medis maupun non medis selama proses pengobatan
  2. Menyediakan fasilitas pelayanan berupa rumah singgah dan transportasi ambulans bagi pasien
  3. Memberikan edukasi tentang permasalahan sosial kesehatan yang terjadi di lingkungan masyarakat,dan
  4. Bekerja sama dengan dinas terkait,organisasi masyarakat, CSR (swasta) akademisi dan media dalam mengentaskan permasalahan sosial kesehatan masyarakat indonesia.
BACA JUGA  DPRD Belu Terima Puluhan Pendemo Terkait Teko

Yayasan ini berdiri atas dasar kemanusiaan tanpa dibatasi dan membedakan suku, ras dan agama apapun.

Koordinator YRPI-NTT Flaviano S. J. D. R. Araujo kepada media ini menyampaikan bahwa Beberapa kabupaten di NTT sudah ada perwakilan YPRPI – NTT.

“Ada beberapa kabupaten di NTT yang sudah ada perwakilan seperti Alor, Sabu, Maumere, Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka sehingga ada beberapa pasien yang sudah ditangani dan sembuh sedangkan yang lain masih dalam taraf penangan (konsultasi dan pengurusan administrasi) dan dalam waktu dekat akan segera diberangkatkan untuk operasi di luar wilayah berjumlah 6 orang dengan penyakit yang berbeda” ungkap Flaviano yang sering disapa Dede.

BACA JUGA  Kapolsek Laenmanen Bersama Anggota Adakan Penghijauan di Lokasi Ini.

“hari ini kita menjemput salah satu pasien di Kec. Laenmanen (Nurobo) untuk penanganan di Rumah Sakit Umum Penyanggah Perbatasan (RSUPP) Betun sekaligus ada beberapa pasien yang juga hari ini akan kita temui untuk kepengurusuan lain-lain setelah kemarin kita jemput satu pasien dari Kecamatan Raimanuk untuk kepengurusan rujukan lanjutan ke surabaya namun itu sudah fix tinggal persiapan berangkatnya” tutur Dede

BACA JUGA  Pemda Gagal Atasi Kemacetan dan Keluhan Pedagang, Hanya Sebulan Kapolres Belu Mengatasinya

Salah satu pendamping dan pendataan untuk wilayah Belu-Malaka Melanya F. S. Dos Reis Araujo menyampaikan data sementara untuk kedua wilayah ini baik penanganan maupun perawatan dan pemulihan semuanya total 12 orang yaitu : 1) Wilayah Kabupaten Malaka, Yang sudah di operasi 3 orang
Tahap perawatan 3 orang dan Tahap persiapan penanganan 3 orang. 2) Wilayah Kabupaten Belu Operasi 1 orang, Tahap penanganan 2 orang (salah satunya asal Desa Faturika – Kecamatan Raimanuk yang akan segera dirujuk ke Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya untuk tindakan operasi dan hasil rujukannya sudah kita pegang tinggal menunggu berangkat” tutup melanya.

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
19 Tim Ramaikan Turnamen Voli Milenial Cup I Desa Kalali
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 05:09 WITA

Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”

Sabtu, 26 September 2026 - 10:25 WITA

Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI

Berita Terbaru

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

Gambar dihasilkan dengan Kecerdasan Buatan (ChatGPT)

PENDIDIKAN

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:36 WITA

error: Content is protected !!