SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Video Viral Libatkan Siswa SMA Efata Sulamu, Sekolah Langsung Ambil Tindakan

- Editor

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

SULAMU, MATATIMOR.NET – Beredarnya video yang diduga memperlihatkan aksi kekerasan antarpelajar di wilayah Sulamu, Kabupaten Kupang, beberapa hari terakhir mendapat perhatian masyarakat. Pihak SMA Efata Sulamu memastikan bahwa tiga siswa yang terlihat dalam video tersebut merupakan peserta didik sekolah itu.

Kepala SMA Efata Sulamu, Musa Peul, S.Pd.,Gr., menjelaskan bahwa ketiga siswa tersebut masing-masing berinisial FL, CP dan AM, yang merupakan siswa kelas X dan XI. Sementara siswa yang menjadi korban dalam insiden tersebut berinisial AB.

Menurut Musa, kejadian tersebut berlangsung di luar jam sekolah. Namun, pihak sekolah tetap mengambil langkah pembinaan dengan memanggil orang tua para siswa dan menggelar mediasi bersama pihak-pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Walau terjadi di luar jam sekolah, tetapi kami sudah panggil. Hari ini (Senin, 28 September) kami mediasi di sekolah,” ujar Musa kepada Matatimor.

Mediasi yang berlangsung pada Senin (28/9/2026) tersebut melibatkan orang tua ketiga siswa, guru-guru SMA Efata Sulamu, pemerintah Desa Oeteta yang diwakili empat kepala dusun, serta pihak Kepolisian Sektor Sulamu yang dihadiri langsung Kapolsek Sulamu bersama anggota.

Dari proses mediasi tersebut, para pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai sekaligus melanjutkan proses pembinaan terhadap ketiga siswa.

BACA JUGA  SMP dan SMA PGRI Kota Kupang Terima Siswa Baru

Tiga Siswa Jalani Pembinaan Selama 12 Hari

Musa mengatakan, berdasarkan kesepakatan bersama, ketiga siswa yang terlibat akan menjalani pembinaan lanjutan selama 12 hari di Kantor Polsek Sulamu.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan terhadap siswa sekaligus memberikan pemahaman mengenai konsekuensi dari tindakan kekerasan.

Pihak sekolah juga telah mengingatkan bahwa apabila di kemudian hari terjadi kembali peristiwa serupa, sekolah akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan peraturan sekolah yang berlaku.

BACA JUGA  Dua Anggota DPRD adakan Reses di Leuntolu

“Jika di kemudian hari terulang kejadian yang sama, maka sekolah akan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan sekolah yang berlaku,” jelas Musa.

Kepala Sekolah, Murid SMA Efata Sulamu, dan Kapolsek Sulamu

Sekolah Berharap Aktivitas Belajar Kembali Normal

Musa menegaskan bahwa klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan informasi yang lebih utuh kepada masyarakat sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar di SMA Efata Sulamu dapat kembali berjalan dengan nyaman seperti biasanya.

Ia juga mengharapkan masyarakat dan pihak-pihak yang telah mengunggah atau membagikan video tersebut tidak lagi memperbesar persoalan, mengingat kasus tersebut telah ditindaklanjuti melalui mediasi.

“Kami sangat berharap kepada semua pihak yang sudah memposting video yang beredar untuk tidak memperbesar persoalan, karena telah diselesaikan lewat mediasi dari Bapak Kapolsek Sulamu dan anggota bersama orang tua, pemerintah Desa Oeteta dan guru-guru yang ada di SMA Efata Sulamu,” kata Musa.

BACA JUGA  Fakta Unik Semifinal Persada SBD vs Persena Nagekeo

Pihak sekolah berharap penyelesaian tersebut menjadi momentum pembinaan bagi para siswa sekaligus menjadi pelajaran bersama mengenai pentingnya menyelesaikan persoalan secara damai dan bertanggung jawab.

Sekolah juga mengajak orang tua, pemerintah desa, kepolisian, masyarakat dan seluruh warga sekolah untuk bersama-sama memberikan pendampingan kepada para siswa agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Catatan redaksi: Para siswa yang disebut dalam pemberitaan ini masih berstatus pelajar. Matatimor.net menggunakan inisial untuk siswa yang diduga terlibat dan memberitakan kasus ini dalam konteks klarifikasi serta pembinaan, bukan untuk menghakimi atau memberikan stigma kepada anak-anak yang bersangkutan.

Facebook Coment

Editor : Del Neonub

Sumber Berita: Del Neonub

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Paus Leo XIV di Paris: “Tak Seorang Pun Hanya Sebuah Angka”
Paus Leo XIV di UNESCO, Perdamaian, Pendidikan, dan Martabat Manusia di Era AI
Kadis Pendidikan NTT Apresiasi Inovasi MKKS SMA Kabupaten Kupang Hadapi TKA 2026
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Modul Belajar Mandiri Uji Pemetaan Kompetensi Guru BINDO

Rabu, 30 September 2026 - 11:43 WITA

Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat

Rabu, 30 September 2026 - 06:09 WITA

Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WITA

SMA Efata Sulamu Klarifikasi Video Viral, Tiga Siswa Jalani Pembinaan di Polsek

Berita Terbaru

Gambar oleh Del Neonub

Iman & Gereja

Renungan Minggu Biasa XXIX: Hak Kaisar dan Hak Allah

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WITA

Foto by Del Neonub

INSPIRASI

Satu Malam di Nauen: Doa, Jamuan, dan Cerita Persaudaraan

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:50 WITA

Gambar oleh Komsos Sta. Helena

Iman & Gereja

Undangan Perjamuan Tuhan dan Kesiapan Hati Kita

Sabtu, 10 Okt 2026 - 07:31 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY amankan 1.820 liter solar dalam dua dugaan upaya penyelundupan di perbatasan RI–Timor Leste, Kabupaten Belu, NTT.

BERITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:50 WITA

Gambar Olahan Komisi Komunikasi Sosial Paroki Sta. Helena Camplong

Iman & Gereja

Kebun Anggur Tuhan dan Buah Kehidupan yang Diharapkan-Nya

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:05 WITA

error: Content is protected !!