Mengaku Wartawan Victory News, Oknum Karyawan Koperasi Kopdit Swasti Sari di Belu Halangi Peliputan Wartawan

- Editor

Senin, 9 Oktober 2023 - 05:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor – Net : Sangat disayangkan, salah satu oknum anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Halilulik, dengan santai mengaku sebagai wartawan Victory News bahkan melarang salah satu awak media yang hendak melakukan peliputan di kantornya itu, pada Senin (09/10/2023) sekitar pukul 11:07 WITA.

Koperasi Kopdit swasti sari tersebut berada tepat di Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Oknum yang dikenal dengan nama Noven tersebut saat ini sedang bekerja sebagai salah satu karyawan pada Koperasi swasti sari cabang halilulik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Noven dengan santai mengaku sebagai wartawan sehingga dirinya melarang salah awak media Aktaduma.News yang hendak melakukan peliputan terkait pelayanannya yang diduga menyimpang terhadap salah satu lansia asal Kecamatan Raimanuk.

BACA JUGA  Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Belu Selama Dua Pekan Gelar Operasi Bina Karuna Turangga 2023

Dilansir dari Aktaduma.com, hendak memperkenalkan diri, mendadak Noven langsung menghentikan niat baik wartawan tersebut dengan mengaku jika dirinya juga seorang wartawan Victory News sehingga tidak mengizinkan wartawan untuk melakukan peliputan.

“Untuk apa media?, Saya juga wartawan Victory news disini, semua sudah beres. Atau apa lagi?” Kata Novem dengan nada kasar dan mengejek.

Saat dimintai penjelasan lebih lanjut dirinya mengatakan, “proses lebih lanjut ditunggu saja atau nomor telepon ditinggal biar kami hubungi supaya tidak usah datang lagi.”

BACA JUGA  Imigrasi Kelas II Atambua Menerbitkan 56 Paspor Merdeka (Gratis) di Hari Libur

“Jangan pake media untuk menakut-nakuti saya juga wartawan Victory news, kenapa mama mereka lapor ke media (sambil memarahi istri nasabah),” tegasnya lagi sebelum ada pertanyaan dari awak media soal kronologis kasus nasabah Kopdit Swasti Sari yang dipersulit.

Diketahui, saat awak media menerima keluhan dan bantuan untuk peliputan nasabah Kopdit Swasti Sari Cabang Halilulik yang diduga mempersulit dan banyak kejanggalan yang dialami nasabah semenjak terdaftar menjadi anggota.

Kronologis kejadian :

Markus Moruk salah satu nasabah Kopdit Swasti Sari Cabang Halilulik meminjam uang sebesar 3 juta rupiah untuk memasang meteran listrik dirumahnya melalui Desa setempat pada 21/08/2019.

BACA JUGA  Kapolsek Laenmanen Bersama Anggota Adakan Penghijauan di Lokasi Ini.

Setelah peminjaman, pada 17 Desember 2021 pinjaman tersebut sudah dilunasi dengan bukti terlampir pada buku tabungan.

Menurut istri Markus Moruk (Rosalinda Bui) mengatakan selama penyetoran meskipun diminta bukti penyetoran tidak diberikan pada awal penyetoran.

“Saya minta print out bukti penyetoran namun oknum anggota Kopdit Swasti Sari Cabang Halilulik Novem tersebut mengatakan hemat buku jadi tidak bisa diprint,” ungkap Rosalinda.

“Tadi pas kami minta berhenti dipersulit sambil bicara tunggu mama mati baru kami antar uang 10 juta.” Tambahnya

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!