Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Strategis Redam per4ng

- Editor

Senin, 27 Juni 2022 - 00:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Strategis Redam per4ng

Jakarta – matatimornews (infopublik) -Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Ukraina dan Rusia setelah menghadiri forum G7.

Kunjungan kerja tersebut dinilai akan membawa dampak strategis secara signifikan. Lawatan Kepala Negara dianggap mampu meredam dampak rambatan dari konflik dua negara di Eropa Timur itu.

“Kunjungan itu sangat strategis. Tapi itu hanya awal. Setelah pertemuan tersebut berhasil dan menghasilkan pernyataan bersama, harus ditindaklanjuti dengan langkah-langkah diplomatik lewat G20 sebagai saluran utamanya,” ujar pakar ekonomi politik internasional dari Universitas Gadjah, Mada Riza Noer Arfani, Minggu (26/6/2022).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Jokowi dinilai tidak hanya berkunjung sebagai Kepala Negara, melainkan juga selaku tuan rumah dari G20 2022. Karenanya, hal-hal yang menyangkut kepentingan perekonomian dan pemulihan dari dampak pandemi COVID-19 akan menjadi agenda utama.

Riza mengatakan, upaya untuk pemulihan ekonomi yang merata di tiap negara sedianya tercermin dari tema Kepresidenan Indonesia di G20, yakni Recover Togehter, Recover Stronger. Untuk itu, kunjungan Presiden Jokowi dinilai akan meredam dampak dari konflik yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina.

BACA JUGA  36 Anggota Panwascam di Belu dilantik

Berdasarkan historinya, G20 dibentuk pada saat krisis melanda dunia. Lebih dari dua dekade berdiri, forum ekonomi utama dunia itu telah berhasil mencari jalan keluar bagi dunia dari kondisi keterpurukan. “Forum itu menjadi semacam katalis untuk negara-negara bisa keluar dari situasi guncangan,” kata Riza.

Indonesia, selaku Presidensi G20 tahun ini diharapkan mampu mencari jalan keluar dari guncangan krisis beruntun yang saat ini dihadapi dunia. Penanganan pandemi dan dampak perang Rusia-Ukraina mesti diredam guna menghindari efek negatif yang berkepanjangan.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia juga dirasa amat signifikan untuk meyakinkan rakyat internasional mengenai kesungguhan Indonesia ingin meredakan ketegangan. Riza berpendapat hal itu menjadi sinyal positif dan mendorong optimisme bagi pemulihan ekonomi dunia.

Meski peluang yang dimiliki untuk mendamaikan kedua negara amat kecil, lawatan Presiden Jokowi diharapkan mampu mengikis ego dua negara untuk kepentingan yang lebih besar. “Perlu ditekankan kepada Presiden Ukraina maupun Rusia, perlu ada upaya untuk meminimalisir dampak perang terhadap pemulihan ekonomi global,” ujar Riza.

BACA JUGA  PMKRI Malaka Minta Bupati Segera Copot Elfrida Klau dari Jabatanya

Sebab, akibat perang itu, sektor kesehatan, pangan, dan energi menjadi terganggu. Itu berdampak langsung pada upaya pemulihan ekonomi dari pandemi, sekaligus menambah beban untuk mengembalikan stabilitas dunia.

Terlebih beberapa ahli dan lembaga internasional memprediksi terjadinya resesi hingga stagflasi akibat perang berkepanjangan. Untuk itu, bila kunjungan Presiden Joko Widodo berbuah manis, diharapkan akan ada tindak lanjut dengan memanfaatkan Presidensi G20 Indonesia.

Riza menyarankan agar dibentuk gugus tugas yang khusus menengahi dan membahas isu teknis dari konflik geopolitik Rusia-Ukraina. Dengan begitu, solusi untuk meredam dampak perang dapat terlahir dan berkontribusi pada upaya pemulihan global.

“Ketika nanti misalnya disepakati kedua Kepala Negara (Rusia-Ukraina) hadir di pertemuan puncak pada November (summit G20). Maka yang paling penting adalah menyusun agenda sampai ke November 2022, apa yang harus dilakukan. Itu yang menjadi kunci dari peluang suksesnya mitigasi,” kata Riza.

BACA JUGA  Info UKMPPG Tahun 2022 Periode I, II, Peserta Retaker

“Kalau itu tidak dilakukan, itu hanya menjadi simbolis saja dan mesti dihindari. Dari pembentukkan gugus tugas, dapat dirumuskan komunike bersama, meredakan ketegangan atau bahkan juga membahas mitigasi dampak perang terhadap kesehatan, pangan, dan energi,” lanjutnya.

Diketahui, Presiden Jokowi pada hari ini berangkat ke Jerman memenuhi undangan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Dalam forum itu, Kepala Negara akan menyerukan upaya perdamaian. Presiden Jokowi diagendakan melawat ke Ukraina dan berdialog dengan Volodymyr Zelenskiy selepas G7 dan berkunjung ke Rusia menemui Vladimir Putin setelahnya.

Keterangan foto: Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 26 Juni 2022, sebelum lepas landas menuju Munich, Jerman. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Facebook Coment

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu
Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu
Gereja Lama Tak Lagi Memadai, Umat di Oepoli Berjuang Bangun Rumah Ibadah Baru
40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan
Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai
Menarik Tali Bersama, Menarik Harapan untuk Rumah Ibadah di GMIT Betel Oelusapi – Fatuleu Barat
Tema Komunikasi Sosial Sedunia 2027: Cara Pandang Baru di Era Clickbait
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:49 WITA

Belunews.com Terpilih Jadi Sampel Survei BPS Kabupaten Belu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:19 WITA

Satgas Pamtas Pos Nunura Gagalkan Dugaan Penyelundupan Solar di Belu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:46 WITA

40 Tahun Imamat Romo Chris Taus, Uskup Agung Kupang: Imamat Adalah Rahmat dan Kesetiaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:50 WITA

Satgas Yonarhanud 14/PWY Amankan 1.820 Liter Solar di Belu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Dari Kapela Sto. Yoseph Sublele, Ziarah Arca Bunda Maria Paroki Santa Helena Camplong Dimulai

Berita Terbaru

Iman & Gereja

Hukum Kasih: Inti Ajaran Yesus dan Pedoman Hidup Orang Kristiani

Sabtu, 24 Okt 2026 - 10:31 WITA

Pater Frans Lackner & Rd. Ama Kolo Imam Perdana dari Pulau Sabu

Iman & Gereja

25 Tahun Imamat Ama Kolo, Imam Pertama dari Pulau Sabu

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:52 WITA

error: Content is protected !!