Mengusik Nadir Demokrasi
Oleh: Theo Kiik

- Editor

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ketika uang mendapat tahkta yang tinggi,
Atap langit kebenaran kian kelabu
Terang keadilan redup tak terurai,
Alam dan malam pun turut membisu.

Suara riuh kampanye mengusik sunyi,
Ketenangan batin politisi terganggu,
Gejolak ego partai tak tersaingi,
Jua seturut pecah suku dan kubu.

Hei kawan. pertarungan itu cinta telah usai,
Kini saatnya melawan cumbu,
Kawan-lawan hendak memangsai,
Raja dan pemimpin saling berburu.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Hamba dan rakyat kehilangan nurani,
Rela menjadi babu,
Pada uang, takhta, dan hasrat ragawi.
Sedang akal sehat, dimakam dahulu.

Dunia penuh dinamika,
Sekat dan pekat politik makin larut,
Meski kaum kecil merana,
Namun Amarah kelompok penguasa tak kan surut.

Tensi politik tergerus dalam arus emosi.
Pemenang kontestasi terap sistem balas jasa.
Balas dendam pun tak mampu diakhiri.
Tak sadar, mereka menciderai asas politik dalam negara.

2024 Hampir tiba,
Tahun-tahun kejam dalam negara,
sebab kaum elit mengobrak-abrik rakyat jelata,
untuk memenangkan hati rakyat dalam suatu masa.

2014 dan 2019 telah berlalu jua,
Mari kita membuka cakrawala,
membanding kisah pada tiap masa,
yang pernah dipajang pada dinding-dinding aksara.

Malaka, 29 Maret 2023

Mengusik Nadir Demokrasi;
Sebuah catatan usang tentang janji politik yang digaungkan oleh para politisi waktu 2 periode lalu. Periode pertama dan kedua itu telah dan hampir usai. Penikmat-penikmat hasil kemenangan itu ialah keluarga, kelompok dan team pemenang sementara rakyat kecil masih menderita dan manatap dari balik tirai kebahagiaan para elit politik.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon
Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan
Legenda Nepo, Kolu, dan Kelahiran Koru
Hilangnya “Budi” di Ruang Kelas NTT: Alarm Serius Krisis Moral
Perss SoE, ETMC dan Pesan Virtual Sang Guru
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:47 WITA

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:37 WITA

Rayakan Valentine, Legislator PSI Ajak Siswa & Warga Fatuleu Barat Tanam Pohon

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:34 WITA

Ketua Diaspora Rote Ndao Paparkan Akar Kemiskinan & Strategi Penanggulangan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:19 WITA

Legenda Nepo, Kolu, dan Kelahiran Koru

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version