Terhimpit Ekonomi, Sebastianus Fahik Bocah Asal Belu ini Disekolahkan Polsek Tasbar

- Editor

Selasa, 12 September 2023 - 06:19 WITA

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Atambua, News.Matatimor-Net : Undang-undang menjamin akan hak atas pendidikan setiap warga negara indonesia tanpa kecuali.

Hak untuk mendapatkan pendidikan tersebut tertuang dalam UUD 1945.

Selain itu, setiap warga negara berhak mendapat dan mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

PASANG IKLAN ANDA DI SINI!

MURAH! Hubungi 08113810024

Pernyataan ini merupakan bunyi Pasal 31 Ayat 1 dan 2. Pasal 31 Ayat 1 UUD 1945 berbunyi, “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.”

Namun hak akan mendapatkan pendidikan itu hanyalah sebuah isapan jempol bagi Sebastianus Fahik seorang bocah asal dusun Lianain, Desa Persiapan Weilaka, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu

Memasuki usia yang ke delapan, Sebastianus justru hanya menjadi penonton diakibatkan keterbatasan ekonomi orang tua, sehingga mimpinya itu tertunda.

Ayahnya Petrus Taek hanya bekerja serabutan untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari keluarga, sementara ibunya, Ibu Gaudensiasa Bete mengalami kebutaan sehingga hanya bisa berada dibawah gubuk reot yang ada.

Kenyataan pahit tersebut harus dijalani keluarga malang ini bertahun-tahun tanpa ada perhatian serius dari pemerintah Desa hingga Kabupaten.

Bahkan pemerintah setempat tidak mengetahui kondisi yang dialami bocah malang ini bersama keluarganya hingga viral di berbagai media bahkan salah satu chanel youtube

Menindak lanjut informasi yang beredar, Polres Belu melalui dua orang anggota Bhabinkamtibmas, BRIPKA Redem dan BRIPKA Okto langsung menemui Sebastianus bersama kedua orang tuanya pada senin, 11 september 2023

Usai bertemu, Kedua Anggota Bhabinkamtibmas ini langsung membawa sebastianus untuk dibelikan seragam dan keperluan sekolah lainnya dari uang sakunya sendiri.

Bukan saja keperluannya, namun koordinasi dan pendaftaran pun berlangsung di SDK Laninis yang berada di Desa Lawalutolus dan diterima langsung Kepala Sekolah Firmus Bas pada selasa 12 september 2023.

Berkat keikhlasan hati dari dua anggota Polsek Tasifeto Barat tersebut, Sebastianus Fahik akhirnya sudah resmi mengenyam pendidikan yang layak di sekolah seperti anak-anak sekolah lain seusianya.

Sifat sosial Kapolres Belu inilah yang kemudian diteladani anggota Polsek Tasifeto Barat yang pada senin (11/9/2023) membantu mewujudukan impian seorang bocah untuk mengeyam pendidikan yang layak seperti anak-anak pada umumnya.

Berkat keikhlasan hati dari dua anggota Polsek Tasifeto Barat tersebut, Sebastianus Fahik akhirnya sudah resmi mengenyam pendidikan yang layak di sekolah seperti anak-anak sekolah lain seusianya.

Kepada awak media, Kapolres Belu, AKBP Richo Nataldo Devallas Simanjuntak, S.I.K melalui Kapolsek Tasifeto Barat, IPDA Sam Ihim mengatakan, upaya yang dilakukan kedua anggota merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu anak-anak kurang mampu untuk tetap bisa terus belajar dan menggapai cita-citanya.

“Seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali harus mendapatkan hak atas pelayanan pendidikan, termasuk mereka yang kurang mampu. Jadi setelah mendengar kisah dari anak Sebas, anggota Bhabin kami langsung berinisiatif melakukan pendekatan dengan pihak sekolah, mendaftarkan dia dan menyisihkan gaji mereka membelikan kebutuhan si anak seperti seragam, sepatu hingga alat tulis”ungkap IPDA SAM IHIM

“Jujur kita sedih anak yang memiliki impian untuk sekolah seperti anak-anak lain harus kandas karena faktor ekonomi.

Orang tua dari anak Sebas menyambut baik dan bahagia akhirnya anak mereka sudah bisa sekolah.

Harapan Kami si anak Sebas tetap semangat belajar supaya kelak menjadi anak yang berguna bagi dirinya sendiri, keluarga dan bangsa”pungkas Kapolsek.

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi
Lengkap! 45 Butir Pancasila dan Contoh Pengamalannya
Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong
Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama
Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas
Yesus adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup
FLS3N Kupang Barat Jadi Ajang Bakat Siswa dan Promosi UMKM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:20 WITA

Pemerintah Peringatkan Bahaya Ilusi Algoritma Saat Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:04 WITA

Rayakan Pentakosta, Komunitas Pasutri ME Tanggung Koor di Paroki Sta. Helena Camplong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:54 WITA

Seruan Pastoral KWI: “Bangkit Bersama dalam Pengharapan” di Tengah Krisis Bangsa

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:21 WITA

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Keluarga Diminta Jadi Benteng Utama

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:48 WITA

Guru Non-ASN Tak Perlu Cemas, Kemendikdasmen Beri Jaminan Keberlanjutan Tugas

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Menghadapi Ketakutan dengan Kuasa dan Pemeliharaan Ilahi

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:32 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Ekaristi Kudus: Roti Hidup Penjamin Kehidupan Kekal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:34 WITA

INSPIRASI

Dari Konten ke Pewartaan: Misi Komsos Menjangkau Dunia

Senin, 1 Jun 2026 - 10:47 WITA

error: Content is protected !!
Exit mobile version