Kotbah / Renungan Katolik Minggu Biasa VII

- Editor

Sabtu, 18 Februari 2023 - 00:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLEH : RM. CHRIS TAUS, Pr. Editor : Komisi Komunikasi Sosial Paroki Camplong. YOUTUBE : toutonikatv).

Injil migggu lalu, Yesus menegaskan sikapnya terhadap Hukum Taurat.

Yesus datang bukan untuk meniadakan Hukum Taurat tetapi untuk menggenapinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KEDUA : Hukum Taurat mengajarkan HUKUM PEMBALASAN SETIMPAL (hukum balas dendam setimpal). Mata ganti mata, gigi ganti gigi. 

Hukum ini tertulis dalam Kel. 21: 24, dan dari teks ini bisa diperluas lagi, mulut ganti mulut, tangan ganti tangan. dst..

Orang Yahudi menyebutnya HUKUM TALION. Hukum balas setimpal. Rasanya sangat kejam. Tetapi sebenarnya hukum ini memberikan perlindungan yang adil bagi setiap orang Yahudi. Karena setiap orang Yahudi diperlakukan sama, termasuk seorang budak.

BACA JUGA  Iman yang Menyembuhkan atau Syukur yang Menyelamatkan?

Hukum ini sangat berprikemanusiaan karena menghindari perlakuan yang KEJAM DAN BRUTAL. 

Hukum ini TIDAK MENUNTUT NYAWA MANUSIA. Mata dan gigi TIDAK DIGANTI DENGAN NYAWA. Hukum balas setimpal ini tertulis dalam kitab Kel. 21: 24, Imamat 24: 20, dan Ulangan 19: 21.

KETIGA: YESUS menghargai Hukum ini karena memberikan perlindungan yang adil bagi setiap orang Yahudi  Tetapi Yesus menyempurnakannya kamu telah mendengar Firman mata ganti mata gigi ganti gigi tetapi Aku berkata kepadamu, janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, MELAINKAN, siapa yang menampar pipi kananmu, berilah juga pipi kirimu. Barang siapa yang menginginkan bajumu, berilah juga jubahmu dst.

BACA JUGA  Pascagempa Cianjur, Misa Natal dilaksanakan di Tenda Depan Gereja

Ini artinya setiap orang Kristen hendaknya tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi kejahatan dibalas dengan kebaikan, sebagaimana Yesus perbuat untuk kita.

Dengan ini Yesus ingin para muridNya MEMILIKI SATU SEMANGAT LEBIH dari yang dituntut dari hukum balas yang setimpal ini. Tidak seperti kaum ahli taurat dan farisi. Para murid harus ada kerelaan untuk sabar dan menderita seperti Yesus.

BACA JUGA  Renungan Harian Katolik - Kamis 20 April 2023

Dan berbahagilah yang dianiaya karena kebenaran, karena merakalah yang empunya Kerajaan Allah.

KEEMPAT: YESUS tidak mengajarkan kita untuk membalas dendam yang setimpal, meski praksis hidup kita cenderung untuk membalas dendam. Apalagi kalau kita sakit hati. Ini manusiawi. 

Yesus tetap mengingatkan kita agar kita memunyai semangat hidup yang lebih dari yang biasanya, terutama dalam hal : kesabaran, kerelaan untuk menderita dan mengampuni sesama yang bersalah kepada kita dst.

Mari kita coba. Tuhan meberkati kita. Amen. 

Mingggu Biasa 7

Imamat 19:1-2,17-18

Mat. 5 : 38-48

Facebook Coment

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel matatimor.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60
Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF
Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat
Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan
Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi
​Minggu Sabda Allah: Panggilan Pertobatan dan Terang Injil
Yesus Anak Domba Allah: Kepastian Keselamatan dan Bukti Cinta Sejati
Makna Pembaptisan Yesus: Solidaritas Tuhan dengan Manusia Berdosa
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Jumat, 20 Februari 2026 - 05:43 WITA

Surat Gembala Prapaskah 2026 Uskup Agung Kupang | Download PDF

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:22 WITA

Menggenapi Bukan Meniadakan: Esensi Ajaran Yesus tentang Taurat

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:51 WITA

Menjadi Garam dan Terang Dunia: Menggarami Kehidupan, Menghalau Kegelapan

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:13 WITA

Delapan Sabda Bahagia: Peta Jalan Menuju Kedamaian Abadi

Berita Terbaru

KOTBAH & RENUNGAN

Misteri Kasih Allah dalam Hari Raya Tritunggal Mahakudus

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:30 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Dari Loh Batu ke Hati Manusia: Karya Roh Kudus di Hari Pentekosta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:11 WITA

KOTBAH & RENUNGAN

Pesan Paus Leo XIV Untuk Hari Komsos Sedunia ke-60

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:10 WITA

error: Content is protected !!